Duta Genre Aceh Sosialisasi Pendewasaan Usia Di Sekolah

  • 05 Feb 2026 22:03 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Wakil I Duta Generasi Berencana (GenRe) Aceh asal Kota Subulussalam, Untung Surapati, melaksanakan sosialisasi intensif bagi pelajar di tingkat menengah atas, Kamis 5 Februari 2026.

Kegiatan ini menyasar dua sekolah yakni SMA Negeri 1 Simpang Kiri dan SMA Negeri Unggul Subulussalam. Program ini merupakan langkah konkret dalam membina serta mengedukasi remaja setempat. 

Fokus utamanya adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya persiapan kehidupan berkeluarga yang terencana, berkualitas, dan sehat bagi generasi muda di Bumi Syekh Hamzah Fansuri.

Melalui sosialisasi ini, para siswa diajak untuk memahami pentingnya perencanaan masa depan yang matang. Materi yang disampaikan mencakup pendewasaan usia perkawinan, kesehatan reproduksi remaja, hingga pembentukan karakter yang memiliki daya saing tinggi.

Sebagai narasumber utama, Untung Surapati membawakan materi secara interaktif guna memastikan pesan edukatif tersampaikan dengan baik. Pendekatan komunikatif ini dilakukan agar para siswa lebih terbuka dalam memahami tantangan yang dihadapi remaja saat ini.

"Kegiatan ini bertujuan agar para pelajar dapat menjadi generasi yang mampu merencanakan masa depan dengan baik serta berperan aktif sebagai agen perubahan," ujar Untung Surapati.

Dukungan penuh datang dari pihak sekolah yang melibatkan para guru sebagai pendamping selama kegiatan berlangsung. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya siswa yang terlibat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab mengenai nilai-nilai program GenRe.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IpeKB) Kota Subulussalam, M Prana Astaman, beserta perwakilan dari DP3AKB Kota Subulussalam. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mendukung program pemberdayaan remaja.

Diharapkan, melalui edukasi ini, para pelajar tidak hanya sekadar memahami teori, tetapi mampu mengaplikasikan nilai-nilai perencanaan hidup dalam keseharian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar menciptakan generasi muda yang berkualitas dan bebas dari risiko sosial.

Rekomendasi Berita