Hari Mengetik Sedunia, Awal Perkembangan Teknologi Menulis
- 07 Jan 2026 06:49 WIB
- Ambon
KBRN,Ambon: Tanggal 8 Januari diperingati sebagai Hari Mengetik Sedunia, sebuah momentum untuk mengenang sejarah perkembangan teknologi tulis-menulis serta pentingnya keterampilan mengetik dalam kehidupan modern.
Melansir dari laman National Today, Peringatan ini berkaitan dengan hari lahir Christopher Latham Sholes, penemu mesin tik asal Amerika Serikat, yang lahir pada 8 Januari 1819. Sholes dikenal sebagai tokoh utama di balik pengembangan mesin tik pertama yang praktis dan digunakan secara luas oleh masyarakat.
Pada tahun 1868, Sholes berhasil mematenkan mesin tik dengan susunan papan ketik QWERTY. Tata letak ini awalnya dirancang untuk mencegah batang huruf pada mesin tik saling tersangkut, namun hingga kini tetap digunakan pada komputer, laptop, dan berbagai perangkat digital lainnya.
Penemuan mesin tik membawa perubahan besar dalam dunia komunikasi dan administrasi. Aktivitas menulis yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi lebih cepat, rapi, dan efisien. Mesin tik kemudian menjadi alat utama di perkantoran, dunia jurnalistik, hingga pendidikan sebelum akhirnya berkembang menjadi teknologi keyboard modern.
Hari Mengetik Sedunia juga menjadi pengingat akan pentingnya keterampilan mengetik di era digital. Kemampuan mengetik cepat dan akurat kini menjadi salah satu keahlian dasar yang dibutuhkan dalam berbagai profesi, seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk menghargai sejarah inovasi teknologi sekaligus meningkatkan kemampuan mengetik sebagai bagian dari literasi digital. Hari Mengetik Sedunia tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menegaskan peran mengetik dalam mendukung produktivitas dan komunikasi di masa kini.