Kebiasaan Memeriksa Ponsel Bisa Merusak Konsentrasi

  • 12 Mar 2026 19:44 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Banyak orang merasa sulit berkonsentrasi saat bekerja atau belajar. Padahal, gangguan tersebut tidak selalu disebabkan oleh pekerjaan yang berat, tetapi sering kali berasal dari kebiasaan kecil yang dilakukan tanpa disadari dalam aktivitas sehari-hari.

Salah satu kebiasaan yang paling sering memengaruhi konsentrasi adalah terlalu sering memeriksa ponsel. Notifikasi dari pesan, media sosial, maupun aplikasi lain dapat dengan mudah memecah fokus seseorang. Ketika perhatian terus-menerus berpindah, otak membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali fokus pada pekerjaan utama.

Selain itu, kebiasaan melakukan banyak pekerjaan sekaligus atau multitasking juga dapat menurunkan kualitas konsentrasi. Meski terlihat efisien, penelitian menunjukkan bahwa otak manusia sebenarnya bekerja lebih efektif ketika menyelesaikan satu tugas dalam satu waktu. Terlalu banyak berpindah tugas justru dapat membuat pekerjaan menjadi lebih lama selesai.

Kurangnya waktu istirahat juga menjadi faktor yang sering diabaikan. Ketika tubuh dan pikiran dipaksa bekerja terus-menerus tanpa jeda, kemampuan otak untuk memproses informasi akan menurun. Kondisi ini membuat seseorang lebih mudah lelah dan sulit mempertahankan fokus.

Lingkungan kerja yang tidak tertata juga dapat menjadi sumber gangguan. Meja kerja yang berantakan atau suasana yang terlalu bising dapat membuat perhatian mudah teralihkan. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan kerja yang rapi dan nyaman dapat membantu meningkatkan konsentrasi.

Selain faktor lingkungan, pola tidur yang tidak teratur juga berdampak pada kemampuan fokus. Kurang tidur membuat otak tidak bekerja secara optimal sehingga seseorang menjadi lebih mudah lupa, sulit berpikir jernih, dan cepat kehilangan konsentrasi.

Para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana untuk menjaga fokus dalam aktivitas sehari-hari. Di antaranya dengan mengatur waktu penggunaan ponsel, memberikan jeda istirahat di sela pekerjaan, serta menyusun prioritas tugas agar pekerjaan dapat diselesaikan secara bertahap.

Dengan mengurangi kebiasaan-kebiasaan kecil yang mengganggu tersebut, seseorang dapat meningkatkan konsentrasi sekaligus produktivitas. Perubahan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar terhadap kualitas pekerjaan maupun keseimbangan aktivitas sehari-hari.

Rekomendasi Berita