Tenun Bukan Sekedar Kerajinan tetapi Warisan Budaya Berharga
- 11 Mar 2026 21:19 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua - Tenun bukan hanya sebagai kerajinan, tetapi sebagai warisan budaya yang sangat berharga. Sebab dalam setiap kain tenun ada cerita, ada identitas dan nilai kehidupan masyarakat. sehingga sebagai generasi muda perlu belajar tenun.
“Saya merasa bahwa generasi muda juga perlu belajar dan memahami tenun. Kata Mahasiswi STP St. Petrus Keuskupan Atambua, Yustina Oni Mona ketika diwawancara Rri Atambua melalui sambungan telepon Rabu 11 Maret 2026.
Yustina Oni Mona mengaku memilih belajar tenun agar akar budaya tenun tidak hilang, tetapi justru terus hidup dan berkembang. Jadi melalui kesempatan belajar dan juga magang wirausaha di Rumah Tenun Laterre semakin menyadari tenun memiliki potensi besar untuk dikembangkan
“Saya semakin menyadari bahwa tenun juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik sebagai karya budaya maupun sebagai peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yustina Oni Mona tenun adalah sebuah karya seni yang lahir dari kesabaran, ketekunan, dan kecintaan terhadap budaya. Lanjutnya, Menenun mengajarkan kita untuk menghargai proses secara khusus saya, karena setiap motif dan setiap halai benang dikerjakan dengan penuh perhatian.
“Karena itu saya melihat bahwa tenun bukan hanya sebagai produk, tetapi sebagai simbol identitas budaya yang perlu dijaga oleh generasi, “ tuturnya
Sebagai generasi muda yang belajar tenun berpendapat harus ada wada seperti rumah tenun Laterre yang tidak hanya memproduksi tenun tetapi juga membuka ruang belajar bagi generasi muda agar bisa mengenal dan mencintai tenun lebih dalam lagi.