Tantangan dan Konsistensi Menjadi Konten Kreator
- 09 Mar 2026 19:51 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Menjadi konten kreator di daerah kepulauan bukan perkara mudah karena harus menghadapi kendala teknis seperti jaringan internet terbatas.
"Saya sudah terbiasa dengan omongan orang dan tidak mau menjadi anak labil yang mudah menyerah karena komentar buruk," ucap Thobias Langmau kepada rri.co.id, Senin, 09 Maret 2026.
Konsistensi dalam mengunggah berbagai karya orisinal tetap terjaga meskipun pada awalnya sering mendapatkan cibiran pedas dari orang-orang lingkungan sekitarnya.
Disampaikannya bahwa pilihan mengabaikan komentar negatif diambil demi menjadikan kritik tersebut sebagai motivasi tambahan untuk terus melangkah maju secara luar biasa.
"Fokus utama saya adalah terus memperbaiki kualitas konten agar setiap masukan dari pengikut dapat diwujudkan dalam karya berikutnya," katanya penuh semangat
Ketekunan Thobias akhirnya membuahkan hasil manis dengan pencapaian gaji perdana yang digunakan untuk membeli perlengkapan membuat konten baru.
Ia kini mampu membuktikan bahwa anak muda dari desa memiliki peluang yang sama besar dalam persaingan ekonomi digital.