Catatan Digital Dukung Pengembangan Iman Pelajar

  • 31 Jan 2026 13:12 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Penggunaan perangkat digital kini menjadi bagian dari aktivitas belajar bekerja dan komunikasi generasi muda. Kondisi tersebut membuat sebagian orang memiliki keterbatasan waktu untuk membaca kitab suci atau buku keagamaan.

Hal tersebut diungkapkan Chatrine Wodo, saat menjelaskan pandangannya mengenai pemanfaatan catatan spiritualitas digital dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut kebiasaan tersebut digunakan melalui perangkat handphone laptop tablet serta perangkat digital lainnya.

Baca Juga: Digital Journaling Bantu Refleksi Diri Pelajar

Menurutnya catatan spiritualitas digital dapat dimanfaatkan untuk mencari bahan perenungan dan refleksi iman. Pencarian dilakukan melalui internet dengan mengetik ayat atau topik tertentu sesuai kebutuhan masing masing.

“Kita sekarang sudah bisa mencari ayat untuk bahan perenungan dan refleksi lewat perangkat yang kita punya,” katanya, belum lama ini. Ia mengaku cara tersebut tetap memberi kesempatan membaca dan merenungkan nilai keagamaan meski tidak membuka buku.

Chatrine mengatakan aktivitas membaca dan merenung dapat dilanjutkan dengan penelitian pribadi tentang materi yang ditemukan. Proses tersebut membantu memperdalam pengetahuan dan pemahaman terhadap ajaran iman yang dipelajari.

Chatrine Wodo, salah satu pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Atambua Kabupaten Belu. (Foto: Dok. Chatrine Wodo)

Ia menilai ada orang yang memanfaatkan catatan tersebut secara serius dan ada yang menganggap administratif. Perbedaan tersebut menurutnya kembali pada sikap masing-masing individu dalam menanggapi penggunaan catatan spiritualitas digital.

“Gunakan perangkat digital yang ada bukan hanya untuk bekerja tetapi juga untuk pengembangan iman,” katanya. Chatrine Wodo menyampaikan penjelasan tersebut sebagai gambaran pemanfaatan teknologi untuk mendukung refleksi keagamaan pelajar.

Rekomendasi Berita