Literasi Digital Dinilai Efektif Cegah Penyebaran Judi Online di Kampus

  • 28 Feb 2026 14:13 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Perkembangan teknologi membawa manfaat besar namun juga membuka celah penyalahgunaan seperti perjudian daring di kalangan remaja. Hal ini diungkapkan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi semester 4 prodi PGSD.

"Banyak iklan muncul melalui media sosial sehingga remaja mudah tertarik mencoba tanpa memahami risiko hukumnya," katanya. Aziz Mobang menyebut kurangnya literasi digital membuat pengguna sulit membedakan konten edukatif dan berbahaya.

Ia mendorong kampus menghadirkan pelatihan rutin agar mahasiswa mampu mengenali modus penipuan serta promosi perjudian ilegal. “Pengetahuan adalah benteng utama sebelum kita berselancar di dunia maya,” katanya kepada RRI, belum lama ini.

Ia percaya pemahaman hukum memberi efek jera sehingga mahasiswa lebih berhati-hati dalam setiap aktivitas daring. Selain edukasi kampus, masyarakat sekitar diminta aktif melaporkan tautan mencurigakan kepada pihak berwenang setempat.

Langkah kolektif tersebut membantu memutus rantai penyebaran konten perjudian yang sering menargetkan anak muda. Mahasiswa juga disarankan memanfaatkan aplikasi pemblokir situs berbahaya sebagai perlindungan tambahan ketika berselancar internet.

Pengaturan waktu penggunaan gawai dinilai penting supaya fokus belajar tetap terjaga sepanjang hari. Menurutnya dukungan dosen dan organisasi kemahasiswaan dapat menciptakan ruang diskusi sehat tentang bahaya judi.

Forum tersebut memberi kesempatan berbagi pengalaman. Sehingga mahasiswa saling mengingatkan menjaga perilaku digital bertanggung jawab.

Ia menegaskan perubahan perilaku harus dimulai dari diri sendiri sebelum menuntut kebijakan pemerintah. Kesadaran pribadi menjadi fondasi kuat membangun budaya kampus yang aman dan produktif bagi seluruh mahasiswa.

Aziz berharap generasi muda memilih prestasi akademik sebagai jalan sukses dibanding iming-iming keuntungan instan. Pesan itu disampaikan agar mahasiswa tetap fokus mengembangkan potensi diri demi masa depan cerah bangsa.

Rekomendasi Berita