Gen Z Malas Membaca? Ini Kata Ratu Baca
- 22 Feb 2026 11:39 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Data nasional menunjukkan budaya literasi masyarakat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini sekaligus menjawab keraguan terhadap minat baca generasi muda.
Indeks Budaya Literasi Nasional naik dari 54,29 pada 2021 menjadi 60,49 pada 2023. Tingkat Kegemaran Membaca juga meningkat dari 55,74 pada 2020 menjadi 72,44 pada 2024.
Selain itu, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat tumbuh dari 61,55 pada 2020 menjadi 73,52 pada 2024. Data tersebut dirilis Perpustakaan Nasional melalui program inklusi dan digitalisasi literasi.
Khusus Aceh, data Badan Pusat Statistik 2024 mencatat Tingkat Kegemaran Membaca mencapai 69,93. Frekuensi membaca berada pada kisaran lima hingga enam kali per minggu.
Jumlah buku yang dibaca masyarakat Aceh rata-rata tiga hingga empat buku. Capaian ini menunjukkan budaya baca masih terjaga di tengah perkembangan teknologi digital.
Ratu Baca Aceh 2024 Fania Shella menilai anggapan Gen Z malas membaca tidak sepenuhnya tepat. Menurutnya, yang berubah hanyalah medium atau cara membaca.
“Gen Z bukan malas membaca, hanya bentuknya saja yang berubah,” ujarnya dalam KHUPIE SARENG PODCAST Episode 30 berjudul “Masikah Gen Z Aceh Membaca?”.
Ia menjelaskan generasi muda kini banyak membaca melalui platform digital seperti aplikasi perpustakaan dan bacaan daring. Kebiasaan tersebut tetap termasuk dalam praktik literasi.
Menurutnya, perubahan dari buku fisik ke digital bukan kemunduran. Teknologi justru memudahkan akses membaca kapan saja dan di mana saja.
Namun, Shella mengakui buku fisik tetap memiliki pengalaman emosional tersendiri. Aroma dan sensasi membalik halaman tidak tergantikan oleh gawai.
Ia menegaskan tantangan terbesar literasi terletak pada pembentukan kebiasaan sejak dini. Jika habit membaca tidak dibangun dalam keluarga, perubahan akan terasa lebih sulit.
“Yang punya PR besar membangun literasi itu keluarga di rumah,” katanya. Ia menilai peran orang tua sangat menentukan tumbuhnya minat baca anak.
Shella optimistis Gen Z Aceh masih memiliki potensi besar dalam literasi. Dukungan keluarga dan akses digital dinilai menjadi kunci memperkuat budaya membaca ke depan.
Tonton selengkapnya:
Referensi: