Walid Season 2 Dirilis: Angkat Konflik Rebutan Pengaruh, Ada Olla Ramlan

  • 26 Feb 2026 22:42 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Serial thriller kolaborasi Malaysia–Indonesia, Walid Season 2, resmi tayang perdana pada Kamis, 26 Februari 2026, secara eksklusif di platform streaming Viu. Musim terbaru ini hadir dalam 12 episode dengan konflik yang disebut lebih gelap dan intens dibandingkan musim sebelumnya.

Serial ini merupakan kelanjutan dari musim pertama yang dikenal dengan judul Bidaah. Pada penayangan perdananya, Bidaah memicu kontroversi di Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Indonesia, karena mengangkat isu penyimpangan ajaran agama dan manipulasi psikologis dalam sebuah sekte sesat.

Kilas Balik Musim Pertama

Musim awal mengikuti perjalanan Baiduri, tokoh utama yang diperankan oleh Riena Diana. Dikisahkan, Baiduri menyusup ke dalam sebuah sekte religius demi menyelamatkan orang terdekatnya.

Langkah tersebut membawanya masuk ke lingkaran kekuasaan Walid, pemimpin sekte karismatik yang diperankan oleh Mohd Faizal Hussein. Dalam cerita, Walid digambarkan memegang kendali penuh atas para pengikutnya melalui tekanan mental, doktrin selektif, serta pembatasan informasi.

Pada akhir musim pertama, posisi Walid mulai goyah setelah berbagai sisi kelamnya terungkap. Otoritasnya terguncang, membuka babak baru yang memicu rasa penasaran penonton terhadap nasib sang pemimpin sekte.

Fokus Baru di Season 2

Mengutip laporan Malay Mail, Season 2 kini berpusat pada pelarian Walid dari kejaran aparat. Ia memilih bersembunyi di kawasan pegunungan terpencil dan berupaya membangun kembali pengaruhnya bersama sisa pengikut yang masih setia.

Namun, kebangkitan tersebut tidak berjalan mulus. Serial memperkenalkan tokoh Habiburrahman yang diperankan Aqasha, seorang penceramah karismatik dengan pendekatan berbeda.

Awalnya, Walid dan Habiburrahman tampak bekerja sama. Namun, hubungan keduanya perlahan berubah menjadi persaingan terbuka dalam memperebutkan loyalitas pengikut. Habiburrahman menawarkan metode komunikasi yang lebih modern, sehingga memicu perpecahan di internal sekte.

Konflik juga terjadi di lingkaran terdekat Walid. Ummi Rabiatul yang diperankan Vanidah Imran tampil lebih tenang, namun menyimpan kecemasan atas perubahan yang terjadi. Kehadiran karakter baru Raras Kartika, diperankan Olla Ramlan, turut memicu gesekan dan pergeseran posisi di sekitar Walid.

Pada musim ini, Walid tidak lagi tampil dominan seperti sebelumnya. Ia harus menghadapi ancaman eksternal sekaligus keretakan internal di sekte yang dibangunnya sendiri.

Tim Produksi dan Nuansa Cerita

Serial ini disutradarai oleh Pali Yahya dan ditulis oleh Eirma Fatima. Proses syuting dilakukan di sejumlah lokasi di Malaysia dan Indonesia untuk memperkuat atmosfer lintas negara.

Dengan konflik yang semakin kompleks dan dinamika karakter yang berkembang, Walid Season 2 diproyeksikan melanjutkan daya tarik kontroversial yang telah dibangun sejak musim pertamanya.

Rekomendasi Berita