Minat Baca Gen Z Aceh Terus Meningkat Pesat
- 28 Jan 2026 21:14 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh: Minat baca generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z) di Aceh, dinilai menunjukkan tren yang sangat positif. Hal tersebut terlihat dari tingginya angka kunjungan ke Perpustakaan Wilayah Provinsi Aceh yang mencapai rata-rata 1.200 pengunjung per hari, bahkan pada waktu tertentu bisa menembus angka 1.500 kunjungan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Syaridin, S.Pd, M.Pd, dalam Podcast Kuphie Sareng yang disiarkan di Kanal YouTube RRI Banda Aceh, Rabu (3/12/2025) mengatakan capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa literasi di kalangan Gen Z terus berkembang. “Dalam kurun waktu hampir tiga bulan saya bertugas, saya melihat minat membaca generasi muda kita luar biasa. Rata-rata kunjungan harian mencapai sekitar 1.200 orang,” ujar Syaridin.
Menurutnya, kenyamanan gedung dan kelengkapan fasilitas menjadi salah satu faktor utama yang menarik minat Gen Z untuk datang ke perpustakaan. Ia menilai generasi muda saat ini membutuhkan ruang belajar yang tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga suasana yang nyaman dan ramah bagi berbagai kebutuhan pengunjung.
Syaridin menjelaskan, Gedung Perpustakaan Aceh kini memiliki lima lantai dengan layanan yang difokuskan sesuai kebutuhan pengguna. “Lantai satu kami fokuskan untuk layanan disabilitas dan keagamaan, lantai dua untuk layanan umum dan keagamaan, lantai tiga untuk remaja, mahasiswa serta layanan referensi, lengkap dengan ruang diskusi dan studio,” jelasnya.
Sementara itu, lantai empat dilengkapi aula besar dan ruang VVIP, sedangkan lantai lima tengah dipersiapkan sebagai area rooftop yang ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025. “Rooftop ini nantinya bisa dimanfaatkan sebagai ruang layanan tambahan yang lebih santai dan terbuka,” kata Syaridin.
Melihat tingginya animo masyarakat, khususnya Gen Z, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga merencanakan pengembangan layanan pada malam hari mulai tahun 2026. “Insyaallah mulai Januari 2026, kami akan membuka layanan malam dua kali dalam seminggu agar akses literasi semakin luas,” tutup Dr. Syaridin, S.Pd, M.Pd.