Cerita Kevin, Dari Fobia Jadi Pecinta Ular
- 04 Feb 2026 12:23 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Anggota Animal Lovers Banda Aceh, Kevin Wardana, menyebut ketertarikannya pada ular bermula dari rasa takut sejak kecil. Rasa fobia itu berubah menjadi minat setelah ia belajar langsung berinteraksi. Kevin mengatakan tidak semua ular berbahaya bila dipelajari dengan ilmu memadai. Menurutnya, pemahaman jenis dan karakter hewan menjadi kunci keselamatan.
Ia menegaskan setiap ular memiliki karakter berbeda meski dalam satu spesies. Ada kondisi tertentu ketika hewan tidak nyaman untuk dipegang. Kevin menyebut piton mempertahankan diri dengan menggigit dan melilit. Sementara ular berbisa biasanya menggigit lalu menjauh, jelasnya dalam program Ngobras RRI, Selasa 3 Februari 2026.
Dalam sosialisasi, ia fokus mengubah stigma bahwa semua ular harus dibunuh. Ia menekankan banyak ular tidak berbisa berperan penting bagi ekosistem. Kevin membagikan cara aman mengusir ular yang masuk rumah tanpa melukai. Menurutnya, ular sensitif bau dan bisa keluar dengan pengharum ruangan.
Ia menyarankan membuka satu pintu dan menutup akses udara lainnya. Untuk kamar mandi, air panas bercampur pembersih dapat memancing ular keluar. Kevin mengingatkan ular besar jarang memangsa manusia kecuali diganggu. Banyak kasus terjadi karena upaya menangkap tanpa pengetahuan memadai.
Ia juga mengimbau masyarakat menghubungi komunitas atau petugas saat konflik satwa. Langkah tersebut dinilai lebih aman dibanding bertindak sendiri. Kevin berharap edukasi berkelanjutan menumbuhkan sikap hidup berdampingan dengan satwa. Ia menilai keseimbangan alam terjaga bila rantai ekosistem dihormati.