Diabetes Mulai Mengancam Anak di Aceh

  • 02 Feb 2026 16:06 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kasus diabetes melitus (DM) tipe 2 pada anak dan remaja menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan. Pola konsumsi tidak sehat, terutama kebiasaan jajan sembarangan, menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat munculnya penyakit yang sebelumnya identik dengan usia dewasa.

Sekretaris Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Cabang Aceh, dr. Fiona Desi Amelia, Sp.GK mengungkapkan bahwa tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (ZA) juga dikejutkan dengan temuan kasus diabetes pada usia yang semakin muda.

“Kalau dulu diabetes baru muncul di usia 30 atau 40 tahun, sekarang usia belasan hingga 20-an sudah banyak ditemukan kasus DM tipe 2,” ujarnya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Senin 26 Januari 2026.

Menurut dr. Fiona, kondisi tersebut berbeda dengan diabetes tipe 1 yang disebabkan faktor keturunan. DM tipe 2 pada anak umumnya dipicu oleh gaya hidup tidak sehat yang dilakukan secara berulang, seperti konsumsi makanan tinggi gula dan lemak serta kurang aktivitas fisik.

Ia menekankan pentingnya pemantauan kesehatan anak secara rutin, terutama berat badan dan tinggi badan. Orang tua diminta waspada agar anak tidak mengalami obesitas maupun stunting. “Stunting adalah kondisi tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia dan memiliki implikasi luas terhadap kesehatan dan perkembangan anak,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, kunci utama pencegahan adalah menjaga keseimbangan pola makan dan gaya hidup. Dengan asupan gizi yang seimbang serta pemantauan tumbuh kembang yang tepat, risiko penyakit tidak menular pada anak dapat ditekan sejak dini.

Rekomendasi Berita