Kurang Air Putih, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
- 09 Mar 2026 12:44 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kebiasaan kurang minum air putih masih sering terjadi di kalangan pekerja, terutama mereka yang beraktivitas dalam waktu lama di depan meja kerja. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk masalah pada fungsi ginjal. Hal ini diungkapkan Dokter laboratorium RSUDZA, DR. dr. Desiana, M.Ked (Clint Path), SpPK Subs HK dalam dialog Klinik angkasa RRI Banda Aceh, Sabtu 7 Maret 2026.
“Kadang-kadang mereka, apalagi yang kurang minum, seperti pekerja kantoran atau yang bekerja dengan duduk dalam waktu lama, biasanya malas minum. Kalaupun minum, sering kali minumnya minuman manis, bukan air putih,” ujar dr. Desiana.
Menurutnya, kekurangan cairan dalam tubuh dapat memengaruhi kesehatan saluran kemih dan ginjal. Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan untuk mendeteksi gangguan tersebut adalah melalui pemeriksaan urin. “Kalau ada tanda-tanda nyeri saat buang air kecil, warna urin berubah, atau terlihat seperti berbuih, itu sudah wajib melakukan pemeriksaan,” kata dr. Desiana.
Ia menambahkan, apabila hasil pemeriksaan urin menunjukkan indikasi tertentu, pemeriksaan lanjutan melalui tes darah perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi fungsi ginjal secara lebih jelas. Karena itu, masyarakat diimbau membiasakan konsumsi air putih yang cukup setiap hari serta segera memeriksakan diri apabila muncul gejala yang tidak biasa pada saluran kemih.