Indonesia Menduduki Kelas 2 Dunia Konsumsi Mie Instan

  • 12 Feb 2026 09:50 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh- Makanan di dunia menunjukkan tren konsumsi mie instan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Data terbaru dari World Instant Noodles Association (WINA) mencatat sejumlah negara Asia masih mendominasi daftar negara dengan konsumsi mie instan terbanyak secara global. Tingginya permintaan ini dipengaruhi oleh faktor harga yang terjangkau, kepraktisan penyajian, serta budaya masyarakat yang sudah akrab dengan makanan berbasis mie.

China bersama Hong Kong menempati posisi pertama sebagai negara dengan konsumsi mie instan terbanyak di dunia. Dalam satu tahun, total konsumsi di wilayah tersebut mencapai lebih dari 42.210 miliar porsi, jauh melampaui negara lain. Besarnya jumlah penduduk serta variasi produk mie instan yang luas menjadi salah satu faktor utama tingginya angka konsumsi tersebut. Dilansir dari suvey World Instant Noodles Association menyebut bahwa jenis mi yang sangat disukai oleh konsumen Indonesia adalah mi goreng. Menurut survei yang dilakukan oleh jakpat tahun 2023, terdapat tujuh merek mi instan yang paling populer, yaitu Indomie (86,5%), Mie Sedaap (59,1%), Mie Gaga 100 (34,5%), Mie Sukses’s (26,8%), Supermi (24,9%), Lemonilo (24,8%), dan Samyang (22,9%).

Sementara itu, India dan Vietnam berada di peringkat berikutnya dengan konsumsi mencapai lebih dari delapan miliar porsi per tahun. Jepang dan Amerika Serikat juga masuk dalam daftar negara dengan konsumsi tinggi, disusul Filipina, Korea Selatan, Thailand, hingga Nigeria. Dominasi negara Asia dalam daftar ini menunjukkan bahwa mie instan telah menjadi bagian penting dari pola makan masyarakat di kawasan tersebut.

Meski populer, para ahli mengingatkan masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi mie instan. Kandungan natrium yang cukup tinggi membuat konsumsi berlebihan tidak disarankan, sehingga pola makan seimbang tetap menjadi kunci menjaga kesehatan. Dengan inovasi produk yang terus berkembang, mie instan diprediksi masih akan menjadi makanan praktis favorit di berbagai negara di masa mendatang.

Rekomendasi Berita