Mengenal Rempah Un Pegaga, Penambah Stamina Saat Ramadan
- 22 Feb 2026 10:37 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Sambai un pegaga menjadi kuliner khas Aceh yang selalu hadir saat Ramadan. Hidangan ini dikenal sebagai sajian penambah stamina ketika menjalankan ibadah puasa.
Hal itu mengemuka dalam program Obrolan Budaya bertajuk “Sambal Daun Peugaga, Kuliner Aceh Penambah Stamina di Bulan Ramadan” Selasa, 18 Maret 2024. Dialog tersebut menghadirkan Ketua Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Besar Asnawi dan Owner Putro Food Indra Suliati.
Asnawi menjelaskan sambai un pegaga diyakini telah dikenal sejak masa Kesultanan Aceh. Menurutnya, sebaran kuliner ini hampir merata di wilayah pesisir barat dan timur Aceh.
Ia menyebut angka 44 pada ramuan un pegaga memiliki nilai simbolik dalam budaya Aceh. “Penyebutan 44 daun itu bagian dari filosofi masyarakat, meski praktiknya bisa kurang atau lebih,” ujarnya.
Beberapa daun utama dalam racikan tersebut antara lain daun pegaga, daun jambu, dan daun kedondong. Selain itu terdapat daun kemangi, daun tapak leman, serta daun onsigented yang memiliki aroma khas.
Asnawi menjelaskan daun pegaga mengandung antioksidan yang baik bagi daya tahan tubuh. Sementara daun kemangi dan tapak leman dipercaya membantu menjaga kebugaran selama berpuasa.
Indra Suliati menambahkan proses pengolahan dilakukan dengan mencuci dan merajang halus seluruh daun. Racikan itu kemudian disajikan segar tanpa dimasak dan tanpa minyak.
Menurutnya, bahan un pegaga kini lebih mudah diperoleh di pasar tradisional. Namun, tidak semua jenis daun dari total 44 ramuan mudah ditemukan seperti dahulu.
Ia mengatakan menu tersebut tetap dimasukkan dalam sajian Ramadan di Putro Food. Langkah itu dilakukan untuk memperkenalkan kembali kuliner tradisional kepada generasi muda.
Sambai un pegaga bukan sekadar pelengkap berbuka puasa bagi masyarakat Aceh. Kuliner ini juga menjadi simbol warisan budaya yang terus dijaga hingga kini.