Agrowisata Durian Tangse Cocok untuk Libur Weekend

  • 09 Feb 2026 11:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Tangse - Berjarak lima jam perjalanan dari ibukota provinsi Aceh, Banda Aceh. Tangse dikenal sejak Zaman Belanda sebagai wilayah wisata dan peristirahatan.

Memiliki udara yang sejuk dan pemandangan yang indah, menjadikan wilayah yang berada di Kabupaten Pidie, punya potensi yang luar biasa. Begitupun dengan tanahnya yang subur, membuat komoditas yang ditanam berkualitas.

Mulai dari beras hingga durian, menjadi komoditas yang mencuri perhatian. Komoditas unggulan yang dikenal hingga ke 'Kutaraja'. 

Memasuki pertengahan bulan februari,  durian Tangse masih berbuah lebat. Neubok Badeuk salah satu Gampong (desa) penghasil durian. 

Untuk menuju ke lokasi perkebunan ini dapat dilalui dengan kendaraan roda empat. Kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menaiki kendaraan roda dua menyeberangi jembatan gantung besi.

Perjalanan dilanjutkan sekitar 500 meter hingga menemui perkebunan durian warga. Pemandangan lembah, sungai dan bukit mendominasi perjalanan.

Rute yang dilalui cukup ramah bahkan untuk anak, walau di beberapa titik terdapat jalan bergelombang.

Perjalanan menuju kebun durian, lalu menunggu durian jatuh, dan memakannya langsung, menghadirkan pengalaman makan durian yang berbeda. Pengunjung benar-benar menikmati atmosfer yang berbeda dari perkotaan.

Disamping harga yang juga lebih murah dan kepuasan memilih dan mengganti durian. Jika di kota untuk durian ukuran besar dihargai Rp. 80.000, maka di sini harganya hanya setengah bahkan sepertiganya. Yuk, kapan lagi kita liburan bersama keluarga sambil menikmati durian dan indahnya alam Tangse!!

Rekomendasi Berita