Cara Memperbaiki Kualitas Udara di dalam Rumah agar Lebih Sehat
- 24 Feb 2026 23:37 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Kualitas udara di dalam rumah sering kali luput dari perhatian. Padahal, menurut sejumlah penelitian, udara di dalam ruangan bisa 2–5 kali lebih tercemar dibandingkan udara luar. Polusi dalam ruangan dapat berasal dari asap rokok, debu, bulu hewan peliharaan, jamur, bahan kimia pembersih, hingga asap dari dapur.
Organisasi seperti World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa polusi udara dalam ruangan berkontribusi terhadap gangguan pernapasan, alergi, bahkan penyakit kronis. Oleh karena itu, menjaga kualitas udara di rumah menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan keluarga.
Berikut beberapa cara efektif untuk memperbaiki kualitas udara di dalam rumah:
1. Tingkatkan Sirkulasi Udara
Membuka jendela setiap pagi selama 15–30 menit membantu pertukaran udara dan mengurangi penumpukan polutan di dalam rumah. Jika memungkinkan, gunakan exhaust fan di dapur dan kamar mandi untuk mengeluarkan udara lembap dan bau.
2. Gunakan Tanaman Hias Penyaring Udara
Beberapa tanaman dikenal membantu menyerap zat berbahaya di udara. Penelitian yang dilakukan oleh NASA menunjukkan bahwa tanaman seperti lidah mertua, peace lily, dan sirih gading dapat membantu mengurangi zat kimia tertentu di dalam ruangan.
Meski demikian, tanaman tetap perlu dirawat agar tidak menjadi sumber jamur akibat tanah yang terlalu lembap.
3. Rutin Membersihkan Rumah
Debu dan tungau bisa menumpuk di karpet, sofa, dan tirai. Bersihkan rumah secara rutin menggunakan vacuum cleaner dengan filter HEPA agar partikel kecil tidak kembali tersebar ke udara.
Jangan lupa mencuci sprei, gorden, dan sarung bantal minimal seminggu sekali, terutama jika ada anggota keluarga yang memiliki alergi.
4. Gunakan Air Purifier
Air purifier dengan filter HEPA dapat membantu menyaring partikel halus seperti debu, serbuk sari, dan asap. Pilih perangkat yang sesuai dengan luas ruangan dan lakukan penggantian filter secara berkala sesuai rekomendasi pabrik.
5. Hindari Merokok di Dalam Rumah
Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang dapat bertahan lama di udara dan menempel pada permukaan benda. Larangan merokok di dalam rumah adalah langkah sederhana namun sangat efektif untuk menjaga kualitas udara tetap bersih.
6. Kurangi Penggunaan Bahan Kimia Berlebihan
Gunakan produk pembersih yang ramah lingkungan dan minim bahan kimia keras. Pewangi ruangan berbasis aerosol juga sebaiknya digunakan secara terbatas karena dapat menambah polutan dalam ruangan.
7. Kontrol Kelembapan Udara
Kelembapan ideal di dalam rumah berkisar antara 40–60 persen. Gunakan dehumidifier atau AC untuk mencegah pertumbuhan jamur dan tungau yang berkembang di lingkungan lembap.
Menjaga kualitas udara di dalam rumah bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kesehatan. Dengan langkah sederhana dan konsisten, setiap keluarga dapat menciptakan lingkungan hunian yang lebih bersih, segar, dan aman untuk semua penghuni.