THR Datang Setahun Sekali, Hindari Impulsif Belanja Baju Lebaran

  • 25 Feb 2026 11:10 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang paling dinanti menjelang Idul Fitri. Namun karena hanya datang setahun sekali, THR sering kali habis dalam waktu singkat akibat belanja yang tidak terencana, terutama untuk kebutuhan fesyen seperti baju Lebaran.

Lonjakan promo, diskon besar, serta kemudahan belanja daring membuat masyarakat rentan melakukan pembelian spontan. Padahal, kebutuhan menjelang Lebaran bukan hanya pakaian baru, tetapi juga zakat, kebutuhan dapur, mudik, hingga dana darurat setelah hari raya.

Agar THR tidak habis sia-sia, berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:

Strategi Menghindari Belanja Impulsif Saat THR Cair

  1. Susun Anggaran Sejak Awal
    Tentukan alokasi dana untuk kebutuhan wajib seperti zakat, transportasi, konsumsi, dan tabungan sebelum memikirkan belanja baju Lebaran.
  2. Buat Daftar Belanja Prioritas
    Catat barang yang benar-benar dibutuhkan. Jika pakaian lama masih layak pakai, pertimbangkan untuk tidak membeli yang baru.
  3. Terapkan Aturan “Tunda 24 Jam”
    Jika tergoda promo atau diskon besar, beri waktu satu hari sebelum membeli. Cara ini membantu menilai apakah barang tersebut kebutuhan atau sekadar keinginan sesaat.
  4. Batasi Akses Aplikasi Belanja
    Hindari terlalu sering membuka marketplace atau media sosial yang dipenuhi iklan promosi menjelang Lebaran.
  5. Gunakan Sistem Amplop atau Rekening Terpisah
    Pisahkan dana sesuai pos pengeluaran agar lebih terkontrol dan tidak tercampur dengan uang belanja konsumtif.
  6. Utamakan Kualitas, Bukan Kuantitas
    Jika tetap ingin membeli baju baru, pilih satu yang berkualitas baik dan bisa dipakai untuk berbagai kesempatan.
  7. Sisihkan untuk Tabungan atau Dana Darurat
    Minimal 10–20 persen dari THR sebaiknya langsung disimpan agar tidak habis untuk kebutuhan sesaat.

Mengelola THR dengan bijak bukan berarti mengurangi kebahagiaan Lebaran, melainkan memastikan momen hari raya tetap nyaman tanpa tekanan finansial setelahnya. Dengan perencanaan yang matang, THR dapat menjadi berkah yang manfaatnya terasa lebih panjang, bukan sekadar habis untuk belanja sesaat.

Rekomendasi Berita