Tips Membuat Sekubal Khas Lampung yang Lezat dan Legit

  • 27 Feb 2026 10:38 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID,Bandar Lampung-Lampung memiliki beragam kuliner tradisional yang khas dan sarat makna budaya. Salah satu makanan tradisional yang kerap hadir dalam momen perayaan adat dan hari besar keagamaan adalah sekubal. Makanan berbahan dasar ketan ini dikenal dengan teksturnya yang lembut, rasa gurih, serta aroma khas dari daun pisang sebagai pembungkusnya.

Sekubal menjadi sajian istimewa di berbagai daerah di Lampung, terutama saat Hari Raya Idulfitri. Proses pembuatannya memang membutuhkan ketelatenan, namun dengan teknik yang tepat, sekubal dapat dibuat sendiri di rumah.

Berikut beberapa tips membuat sekubal Lampung yang lezat dan legit:

1. Pilih Beras Ketan Berkualitas

Gunakan beras ketan putih yang pulen dan bersih. Rendam ketan selama 3–4 jam agar teksturnya lebih lembut saat dikukus. Perendaman juga membantu ketan matang merata.

2. Gunakan Santan Segar

Santan segar dari kelapa parut akan menghasilkan rasa gurih yang lebih alami dibanding santan instan. Tambahkan sedikit garam agar cita rasa sekubal semakin seimbang.

3. Kukus Secara Bertahap

Setelah ketan direndam, kukus setengah matang terlebih dahulu. Kemudian siram dengan santan, aduk rata, lalu kukus kembali hingga benar-benar matang dan tanak. Teknik ini membuat ketan lebih meresap dan tidak keras.

4. Bungkus dengan Daun Pisang

Teknik Membungkus yang Benar
  • Bungkus Berlapis: Bungkus ketan dengan daun pisang secara berlapis-lapis. Biasanya menggunakan teknik 3-4 lapis daun untuk sekat agar sekubal matang merata dan tidak pecah.
  • Padatkan: Ketan harus dipadatkan saat dimasukkan ke dalam daun pisang. Gunakan botol atau cetakan untuk menekan ketan agar tidak ada rongga udara di dalamnya.
  • Tali Harus Kuat: Ikat bungkusan sekubal menggunakan tali rafia atau tali bambu dengan sangat kuat dan rapat. Ikatan yang kuat mencegah santan keluar dan membuat sekubal tidak "pecah" saat matang
  • Setelah dibungkus, tekan sekubal agar padat. Diamkan beberapa jam hingga teksturnya menyatu dan lebih kenyal sebelum disajikan.
Tips Tambahan
  • Penyeimbang Rasa: Tambahkan sedikit saja gula pasir (sekitar 1 sdm untuk 3 kg ketan) untuk menyeimbangkan rasa gurih santan, bukan untuk membuatnya manis.
  • Pendinginan: Setelah matang, angkat dan biarkan sekubal dingin sempurna sebelum dipotong agar bentuknya tetap kokoh dan tidak hancur.
  • Penyajian: Sek

Sekubal biasanya dinikmati bersama rendang daging, serundeng, atau gulai ayam. Perpaduan rasa gurih sekubal dengan lauk berbumbu kaya rempah menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner tradisional.

Dengan menjaga cara pembuatan yang autentik, sekubal tidak hanya menjadi hidangan lezat, tetapi juga simbol pelestarian warisan kuliner daerah Lampung yang patut dibanggakan.

Rekomendasi Berita