Rute Kereta Gantung Bandarlampung Diubah
- 14 Jun 2025 16:19 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Pemerintah Kota Bandar Lampung melakukan perubahan rute pada rencana pembangunan kereta gantung. Jalur yang awalnya dirancang menghubungkan Rumah Dinas Wali Kota ke Pulau Kubur, kini dialihkan menuju destinasi wisata Air Terjun Batu Putu.
Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, menyampaikan keputusan perubahan rute ini diambil setelah dilakukan peninjauan langsung melalui udara menggunakan drone. Ia menyebut medan di sekitar Pulau Kubur dinilai menyulitkan pemasangan tiang pancang.
“Tadinya dari rumah dinas ke Pulau Kubur, tapi pas dilihat dari drone, memasang tiangnya susah," ujar Eva, Sabtu (14/6/2025). "Tapi kalau dari rumah dinas ke Air Terjun, view-nya bagus sekali."
Menurutnya, rute baru sepanjang 6,9 kilometer itu tidak hanya menyajikan pemandangan kota, tetapi juga panorama pegunungan dan laut yang dinilai lebih menarik dan berpotensi menjadi ikon wisata baru. Jalur ini juga akan melewati kawasan Sumur Putri yang akan dikembangkan sebagai bagian dari integrasi destinasi wisata.
Eva menjelaskan, proyek kereta gantung akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung, salah satunya eskalator menuju area air terjun untuk memudahkan akses wisatawan.
“Dari Air Terjun Batu Putu nanti akan dibuat eskalator ke bawah," katanya, menjelaskan. "Beberapa titik juga akan jadi tempat wisata spektakuler yang sudah dipetakan."
Wali kota yang akrab disapa Bunda Eva itu juga menegaskan proyek ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan sepenuhnya dibiayai oleh investor, salah satunya dari Tiongkok.
“Alhamdulillah, antusias dari pemerintah Tiongkok luar biasa. Mereka ingin tahu apa saja keindahan yang ada di Bandar Lampung, dan itu sudah kita paparkan. Nanti kita juga akan ke sana untuk menjelaskan lebih detail,” katanya, menambahkan.
Ia optimistkereta gantung ini akan menjadi satu-satunya di Indonesia yang menawarkan pemandangan lengkap dari atas—meliputi kota, pegunungan, dan laut—dengan jalur yang strategis dan menyatu dengan alam.
“Mudah-mudahan ini jadi daya tarik baru untuk pariwisata kita. Doakan saja, semoga lancar,” kata Eva, mengakhiri.