Sejarah Gundu atau Kelereng dari Masa ke Masa

  • 24 Feb 2026 19:22 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Gundu atau kelereng merupakan permainan tradisional yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu di berbagai belahan dunia. Permainan sederhana ini menggunakan bola kecil yang biasanya terbuat dari kaca, tanah liat, atau batu.

Dilansir dari situs Arizona Historocal Society, Selasa 24 februari 2026, menyebutkan sejarah bahwa benda menyerupai kelereng telah ditemukan di situs arkeologi Mesir dan Romawi kuno. Bola-bola kecil tersebut diyakini digunakan sebagai alat permainan anak-anak pada masa itu.

Di Eropa abad pertengahan, kelereng mulai diproduksi dari tanah liat yang dibakar. Seiring perkembangan teknologi, material kaca mulai digunakan sehingga menghasilkan warna dan motif yang menarik.

Produksi kelereng kaca secara massal berkembang pesat pada abad ke-19 di Jerman dan Amerika Serikat. Sejak saat itu, kelereng menjadi permainan populer di kalangan anak-anak.

Di Indonesia, permainan gundu atau kelereng dikenal luas di berbagai daerah. Anak-anak biasanya memainkannya di halaman rumah atau lapangan tanah dengan aturan sederhana.

Permainan ini tidak hanya melatih ketepatan dan strategi, tetapi juga mempererat interaksi sosial. Gundu menjadi bagian dari memori masa kecil banyak generasi.

Meski kini tergeser oleh permainan digital, kelereng tetap memiliki nilai historis dan budaya yang kuat. Keberadaannya menjadi simbol permainan tradisional yang sederhana namun sarat kenangan.

Rekomendasi Berita