Pemkab Minta Warga Waspadai Wisata Rawan Bencana
- 09 Mar 2026 13:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Kabupaten Garut memiliki sejumlah objek wisata rawan bencana, salah satunya adalah objek wisata darajat pass yang ada di Kecamatan Pasirwangi Garut. Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Garut Beni Yoga mengatakan, pihaknya saat ini bersama institusi terkait lainnya tengah turun kelapangan untuk mengobservasi sekaligus menginventarisir sejumlah objek wisata yang berada di zona rawan bencana.
Ia menyampaikan, hasil observasi lapangan nantinya akan dirapatkan oleh lembaga lintas sektoral termasuk didalamnya ada BPBD hingga kepolisian." Sejumlah objek wisata yang masuk katagori rawan bencana akan dibahas secara intensif oleh lembaga terkait guna merumuskan antisipasi dan bentuk penanggulangan,"katanya, di Garut, Senin, 9 Maret 2026.
Ia mengatakan, bukan hanya objek wisata yang berada dilokasi zona rawan bencana saja, tetapi banyak faktor lainnya seperti kapasitas lahan parkir, hingga jalan kondisi infrastruktur jalan menuju sejumlah objek wisata juga menjadi fokus diskusi lembaga lintas sektoral dalam menghadapi libur lebaran 1447 H." Banyak faktor yang berkaitan dengan objek wisata yang harus diantisipasi dan diwaspadai oleh pemerintah maupun masyarakat,"katanya.
Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan larangan kepada masyarakat untuk mengunjungi sejumlah objek wisata rawan bencana, seperti halnya objek wisata darajat pass di Kecamatan Pasirwangi Garut, atau objek wisata pantai Garut Selatan.
" Sejauh ini kami belum mengeluarkan larangan untuk mengunjungi objek wisata zona rawan, tetapi baru sebatas himbauan saja,"ujarnya.
Ia menyampaikan, hasil rapat dengan melibatkan lembaga lintas sektoral bersama forum lalu lintas Kabupaten Garut nantinya yang akan dijadikan rujukan aturan untuk kunjungan sejumlah objek wisata khususnya bagi wisata rawan bencana.
"Mungkin nanti kami akan mengeluarkan aturan untuk masyarakat, tergantung dari hasil keputusan rapat yang melibatkan berbagai lembaga terkait,"katanya.