Ampar-Ampar Pisang, Lagu Banjar yang Hidup dalam Permainan Anak

  • 12 Mar 2026 12:12 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Lagu daerah Ampar-Ampar Pisang merupakan salah satu karya budaya yang sangat dikenal masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan. Lagu yang ceria dengan irama khas Banjar ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sering digunakan sebagai pengiring permainan tradisional anak-anak.

Menurut laman Wikipedia lagu tersebut diciptakan oleh A.Zaini. Melalui karya-karyanya, ia berupaya memperkenalkan kehidupan dan budaya masyarakat Banjar kepada generasi muda.

Di tengah masyarakat, lagu Ampar-Ampar Pisang kerap dinyanyikan saat anak-anak bermain bersama. Dalam permainan tradisional tersebut, anak-anak biasanya duduk berkelompok atau berhadap-hadapan sambil menyanyikan lagu dengan irama yang cepat dan ceria.

Gerakan tangan atau sentuhan ringan ke kaki mengikuti ritme lagu dan pada akhir lagu kaki yang tersentuh tangan maka harus dilipat membuat permainan semakin meriah dan penuh tawa.

Secara harfiah, kata “ampar-ampar pisang” menggambarkan kegiatan menjemur atau menyusun pisang agar kering, sebuah aktivitas yang dahulu cukup akrab dalam kehidupan masyarakat Banjar. Proses ini biasanya dilakukan untuk membuat makanan tradisional berbahan dasar pisang.

Namun di balik liriknya yang sederhana, lagu ini juga mengandung pesan tentang kehidupan masyarakat yang dekat dengan alam dan kebersamaan. Lagu ini mencerminkan aktivitas sehari-hari sekaligus memperlihatkan nilai kerja sama dan kegembiraan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Selain sebagai lagu hiburan, Ampar-Ampar Pisang juga menjadi bagian dari warisan budaya yang memperkenalkan tradisi lokal kepada generasi muda. Melalui nyanyian dan permainan tradisional, nilai-nilai kebersamaan, kegembiraan, dan kecintaan terhadap budaya daerah terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Hingga kini, lagu Ampar-Ampar Pisang tetap populer dan sering ditampilkan dalam berbagai kegiatan budaya, pertunjukan seni, maupun kegiatan pendidikan, sebagai simbol kekayaan budaya masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan.

Rekomendasi Berita