Will Hyde dan Stephanie Poetri Kolaborasi “Better without Me”

  • 13 Mar 2026 18:51 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Penyanyi dan penulis lagu indie-pop Will Hyde berkolaborasi dengan Stephanie Poetri dalam single terbaru berjudul “Better without Me”. Lagu ini resmi dirilis pada 6 Maret melalui Ostereo dan diproduseri oleh musisi asal Amerika Serikat Flawed Mangoes.

Karya ini memadukan lirik yang emosional dengan produksi indie bernuansa gitar yang lembut dan berkilau. Secara musikal, lagu tersebut menghadirkan nuansa intim yang mengingatkan pada karya Keshi, d4vd, dan Jeremy Zucker, berpadu dengan kehangatan melodi khas LANY dan Lauv.

“Saya menulis ‘better without me’ sebagai lagu akustik yang menggambarkan perasaan menjadi beban dalam sebuah hubungan,” ujar Will Hyde dalam rilisnya. “Seseorang bisa saja mencintai pasangannya, tetapi tetap menyadari bahwa perasaan menjadi beban bukanlah hal yang sehat bagi kedua pihak.”

Will Hyde menjelaskan bahwa lagu tersebut awalnya ditulis sebagai karya akustik yang menggambarkan perasaan menjadi beban dalam sebuah hubungan. “Kamu bisa saja mencintai seseorang, tetapi pada saat yang sama menyadari bahwa perasaan menjadi beban tidaklah sehat bagi kedua pihak,” ujarnya dalam rilis resmi.

Lagu ini diawali dengan petikan gitar elektrik yang lembut serta ad-lib vokal ringan dari Stephanie Poetri. Selanjutnya, Will Hyde masuk dengan bait pertama yang penuh emosi, sebelum Stephanie merespons melalui bagian vokal yang dinamis hingga keduanya bertemu dalam chorus yang hangat dan mengalun.

“Ketika pertama kali mendengar demonya, saya langsung memahami mengapa Will merasa saya cocok menjadi kolaborator,” ujar Stephanie Poetri. “Saya bisa langsung membayangkan harmoni vokal kami, dan menulis bagian verse terasa sangat natural.”

Sentuhan drum yang halus serta permainan gitar yang bergoyang menciptakan suasana ringan seolah melayang, sekaligus mencerminkan konflik emosional yang menjadi inti lagu. Pada akhirnya, ““Better without Me” menggambarkan perpisahan yang dilandasi kesadaran diri, bahwa terkadang cinta berarti harus rela melepaskan.

Rekomendasi Berita