CBR Banjarmasin Konsisten Utamakan Solidaritas dan Keselamatan Berkendara
- 25 Feb 2026 14:45 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Menjaga eksistensi selama 14 tahun bukan perkara mudah bagi komunitas otomotif di tengah perubahan tren gaya hidup. Namun, CBR Banjarmasin membuktikan tetap solid dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan keselamatan berkendara.
Hal ini disampaikan Ketua CBR Banjarmasin, Iberahim, dalam acara Community Talk di RRI Pro2 Banjarmasin, Senin, 23 Februari 2026. Ia menegaskan komunitas tersebut terus beradaptasi agar tetap relevan di kalangan pecinta motor sport.
“Komunitas ini berdiri sejak 2011 dan saat ini memiliki 15 divisi, termasuk divisi media yang dibentuk pada 2026,” ujarnya.
Selain memperkuat struktur organisasi, komunitas ini juga rutin menggelar berbagai kegiatan. Humas CBR Banjarmasin, Anies, mengatakan fokus utama mereka adalah menjaga komunitas tetap aktif dan menarik, khususnya bagi pengguna motor CBR.
“Agenda kami meliputi kegiatan berkendara seperti touring dan yang sedang tren saat ini adalah night ride,” kata Anies.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga mempererat jejaring antarkomunitas motor. Night ride bahkan kerap digelar ke Banjarbaru dengan melibatkan berbagai komunitas lain.
“Antusiasme teman-teman sangat tinggi karena bisa berkumpul sambil menikmati hiburan seperti DJ, musik langsung hingga undian, sekaligus berbagi edukasi safety riding,” ucapnya.
Di samping agenda besar, kopi darat rutin dilaksanakan setiap pekan dengan waktu dan lokasi yang fleksibel. Fleksibilitas ini menjadi kunci menjaga loyalitas anggota yang berasal dari beragam latar belakang profesi.
Lebih jauh, transparansi dalam pengambilan keputusan juga diterapkan guna meminimalkan potensi konflik internal. Komunitas memastikan setiap keputusan dibahas melalui musyawarah bersama.
“Kami selalu terbuka dalam musyawarah agar tidak terjadi kesalahpahaman di antara anggota,” ujar Anies.

Kegiatan touring menjadi momen berkesan bagi para anggota, termasuk Aldi selaku Sekretaris komunitas. Ia mengaku setiap perjalanan selalu menghadirkan pengalaman berbeda dan menantang.
“Track lintasan epic dan menantang, Loksado,” kata Aldi.
Sementara itu, Anies memiliki cerita berbeda saat touring ke Bukit Batu. Ia mengenang kondisi jalan sebelum perbaikan yang masih berbatu dan tanah merah sehingga memicu kendala teknis pada kendaraan.
“Waktu itu motor sempat overheat dan rem bermasalah karena kondisi jalan,” ujarnya.
Meski demikian, pengalaman tersebut justru mempererat solidaritas antaranggota. Mereka saling membantu hingga perjalanan dapat diselesaikan dengan aman.
Anies kembali menegaskan pentingnya safety riding dalam setiap aktivitas komunitas. Ia mengingatkan anggota untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap guna meminimalkan risiko cedera.
Selain perlengkapan pribadi, pengecekan kondisi motor sebelum digunakan juga menjadi prosedur wajib. Hal itu dilakukan untuk memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum perjalanan jauh.
“Pastikan rantai, tekanan angin, dan kelengkapan seperti spion dalam kondisi baik agar perjalanan lebih aman dan nyaman,” katanya.