Komunitas Street Art Dakwah Ajak Muda Berani Berkarya
- 12 Mar 2026 11:18 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Komunitas Street Art Dakwah (South Borneo) hadir sebagai wadah bagi anak muda di Kalimantan Selatan untuk mengekspresikan gagasan dan pesan kebaikan melalui karya seni visual, khususnya mural. Melalui seni jalanan, komunitas ini berupaya menghadirkan pesan-pesan reflektif yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Pembahasan mengenai komunitas seni ini disampaikan dalam dialog Community Talk di kanal YouTube RRI Pro 2 Banjarmasin pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Umum Street Art Dakwah (South Borneo), Ruli Tayubi, menjelaskan bahwa karya mural yang dibuat tidak sekadar menghias ruang publik, tetapi juga menjadi medium penyampaian pesan.
“Kita biasanya menuangkan isi pikiran atau keresahan dengan pesan-pesan itu di tembok. Membumikan bahasa langit dengan bahasa visual,” ujarnya.
Ruli mengatakan, Secara nasional gerakan Street Art Dakwah sendiri telah ada sejak 2017 dan pertama kali berkembang di Tangerang sebelum menyebar ke berbagai kota di Indonesia. Tujuan awal komunitas ini adalah mengajak para seniman jalanan agar menghasilkan karya yang lebih terarah dan memiliki konsep. Tapi tidak cuma karya jalanan, karya lainnya juga bisa jadi.
"Di Kalimantan Selatan, komunitas Street Art Dakwah baru terbentuk pada November 2025. Kegiatan awal yang dilakukan adalah program Ahad Produktif dengan membuat mural bertema Pangeran Antasari sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh perjuangan daerah," ujar Ruli.
Koordinator Umum Akhwat, Elvina Fariz Sondiq, menjelaskan komunitas ini memiliki tiga jenis program utama. Program mingguan berupa Ahad Produktif yang diisi dengan berbagai kegiatan kreatif, mulai dari menggambar bersama, kelas seni, hingga diskusi mengenai kesenian dan keagamaan. Dalam kegiatan tersebut juga dibuka ruang diskusi bagi anak muda untuk memahami hubungan antara kreativitas dan nilai keagamaan.
“Di sini kita juga membuka diskusi tentang keagamaan, jadi banyak yang berdiskusi seperti kenapa kita harus berkreativitas dalam Islam dan lainnya,” ujarnya.
Selain kegiatan mingguan, komunitas ini juga memiliki program bulanan berupa pembuatan mural di berbagai lokasi serta program tahunan seperti Meramai untuk menyambut Ramadan dan Urban Berkurban yang menyalurkan daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan. Komunitas ini juga memiliki kegiatan khusus bagi akhwat atau perempuan yang lebih fokus pada kerajinan tangan.
Meski mengusung nilai dakwah, Street Art Dakwah (South Borneo) terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar seni, termasuk dari berbagai latar belakang. Para penggeraknya berharap anak muda berani mencoba berkesenian, tidak malu mengekspresikan diri, serta dapat menemukan passion mereka melalui karya kreatif.