Kemiskinan di Kota Tangerang Ditargetkan Turun Hingga 4,8 Persen
- 29 Jan 2026 23:45 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga 4,8 persen dalam beberapa tahun ke depan, seiring penyusunan arah kebijakan penanggulangan kemiskinan periode 2025–2029.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti mengatakan, target tersebut disusun berdasarkan evaluasi tren kemiskinan yang terus menurun dalam lima tahun terakhir.
Baca juga: Ini Lima Kecamatan di Lebak dengan Kemiskinan Ekstrem Tertinggi
Target itu kemudian dibahas dan dirumuskan bersama perangkat daerah dalam Workshop Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RKPD) 2025–2029 yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis, 29 Januari 2026.
“Workshop ini difokuskan untuk menyusun rencana kerja tahunan agar tren penurunan kemiskinan bisa berlanjut. Tahun lalu, angka kemiskinan Kota Tangerang berhasil ditekan hingga 5,19 persen, terendah dalam lima tahun terakhir,” kata Yeti, Kamis, 29 Januari 2026.
Ia menjelaskan, penurunan angka kemiskinan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan lanjutan yang akan diintegrasikan dengan program pembangunan daerah. Sejumlah sektor menjadi perhatian utama, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan, hingga penguatan layanan dasar kesehatan.
Baca juga: Entaskan Kemiskinan Lewat Pengolahan Kemiri dan Tempe Semangit
Selain itu, Pemkot Tangerang juga menyiapkan langkah penguatan ekonomi masyarakat, terutama pada sektor mikro dan usaha kecil. Program bantuan usaha, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta perlindungan sosial tetap dilanjutkan untuk menjangkau kelompok rentan.
“Kami menyiapkan langkah yang menyentuh langsung masyarakat, seperti peningkatan pendapatan, penguatan usaha mikro, serta bantuan sosial yang selama ini berjalan secara rutin,” ujarnya.
Yeti menambahkan, upaya penurunan angka kemiskinan tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.