Disparbud: Dua Objek Wisata di Pandeglang Ciptakan Dampak Ekonomi Berantai
- 31 Jan 2026 15:10 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kontribusi sektor pariwisata di Kabupaten Pandeglang ditegaskan tidak hanya terpaku pada angka retribusi tiket yang dikelola secara sektoral. Aktivitas wisata terbukti menciptakan multiplier effect atau dampak ekonomi berantai yang luas, menyentuh sektor pajak jasa hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Meski target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) mengalami rasionalisasi, tetapi ekosistem bisnis di sekitarnya tetap bergerak produktif.
Kepala Disparbud Pandeglang, Rahmat Zultika menjelaskan, secara teknis instansinya hanya memegang kendali atas dua Destinasi Tujuan Wisata (DTW), yakni Pemandian Cikoromoy dan Cisolong. Namun, Ia mengklaim kehadiran wisatawan di dua objek milik pemerintah daerah tersebut menjadi pemicu lahirnya pendapatan daerah dari pintu lain. Wisatawan yang berkunjung secara otomatis menggerakkan sektor pajak hotel, pajak makan dan minum, hingga pajak hiburan.
Baca juga: Target PAD Pandeglang 2026 dari Sektor Pariwisata Dipangkas
"Multiplier effect dari aktivitas wisata itu ada pajak jasa hotel, pajak makan minum, kemudian pajak hiburan. Jadi itu memang tidak ke kami masuknya, tapi masuk ke OPD lain yang menggunakan pajak," ujar Rahmat, Sabtu 31 Januari 2026.
Rahmat menekankan, aliran dana dari pajak-pajak jasa tersebut tidak masuk ke dalam kantong PAD Disparbud, melainkan tercatat sebagai capaian pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang membidangi perpajakan. Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata berperan sebagai mesin penggerak utama bagi sektor-sektor pendukung lainnya di Pandeglang.
Fokus utama pemerintah adalah menjaga magnet kunjungan agar denyut ekonomi di hotel dan restoran tetap stabil. Pemerintah daerah memandang keberadaan objek wisata bukan sekadar soal angka di atas kertas, melainkan instrumen sosial untuk menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi warga lokal.
Baca juga: Tantangan Pandeglang Optimalkan PAD dari Sektor Pariwisata
Disparbud menilai, kini cara pandang terhadap nilai ekonomi pariwisata menjadi fokus pemerintah daerah dalam mengoptimalkan seluruh potensi. Objek wisata kelolaan pemerintah tetap dipertahankan sebagai pemicu aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya. Dengan demikian, meski PAD tiket masuk terlihat menurun, namun dampak ekonomi luas di luar objek wisata tetap memberikan manfaat bagi pembangunan Pandeglang.
"Dinas Pariwisata itu cuma mengelola dua objek wisata DTW yaitu Cikoromoy dan Cisolong. Multiplier effect itu yang kami keluarkan (tampilkan) melalui dua objek ini," Ucap Rahmat.