Alun-Alun Rangkasbitung Ruang Terbuka Publik Masyarakat Lebak

  • 25 Feb 2026 04:42 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Alun-Alun Rangkasbitung yang berada di pusat ibu kota Rangkasbitung kini tampil dengan wajah baru. Ruang terbuka publik kebanggaan masyarakat Kabupaten Lebak tersebut selesai direvitalisasi oleh pemerintah daerah dengan anggaran hampir mencapai Rp5 miliar.

Revitalisasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lebak menjadikan alun-alun semakin tertata rapi dan modern. Penataan meliputi perbaikan lanskap, jalur pejalan kaki, ruang terbuka hijau, hingga area duduk yang lebih nyaman bagi pengunjung.

Kini, alun-alun tidak hanya menjadi ruang terbuka biasa, tetapi juga menjelma sebagai destinasi wisata utama. Tak hanya warga Lebak, pengunjung dari luar daerah pun mulai berdatangan untuk menikmati suasana pusat kota yang lebih representatif. Selain sebagai destinasi wisata, alun-alun juga menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Setiap pagi dan sore hari, warga memanfaatkan area ini untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga menggelar berbagai kegiatan komunitas. Keberadaannya yang berada di jantung kota membuat akses menuju lokasi ini sangat mudah dijangkau. Letaknya yang strategis menjadi salah satu alasan utama alun-alun ini selalu ramai dikunjungi.

Rini, warga Narimbang, Kecamatan Rangkasbitung, mengaku merasakan perubahan signifikan setelah revitalisasi selesai dilakukan. Menurutnya, wajah baru alun-alun membuat suasana semakin nyaman. “Sekarang alun-alun terlihat lebih indah dan tertata rapi. Kami jadi lebih betah berlama-lama di sini, apalagi kalau sore hari suasananya sangat nyaman,” ujar Rini, Selasa 24 Februari 2026.

Ia juga menambahkan bahwa ruang terbuka seperti ini sangat penting bagi masyarakat sebagai tempat berkumpul tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Hal serupa diungkapkan Mamat, petugas parkir di kawasan alun-alun. Ia merasakan dampak positif secara ekonomi sejak revitalisasi rampung dikerjakan.

“Alhamdulillah, sejak alun-alun selesai direvitalisasi, pengunjung semakin ramai. Omzet parkir juga meningkat, apalagi sekarang sedang bulan puasa, sore hari selalu padat,” kata Mamat.

Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung menunjukkan bahwa alun-alun benar-benar menjadi magnet baru bagi masyarakat. Banyak warga datang untuk ngabuburit maupun sekadar bersantai menunggu waktu berbuka. Meski demikian, sejumlah warga berharap pemerintah daerah dapat menambah fasilitas pendukung agar kenyamanan pengunjung semakin optimal.

Beberapa fasilitas dinilai masih perlu dilengkapi. Masyarakat mengusulkan penambahan arena bermain anak, fasilitas olahraga yang lebih variatif, serta keberadaan toilet umum yang hingga kini belum tersedia secara memadai. Dengan berbagai pembenahan yang telah dilakukan, Alun-Alun Rangkasbitung kini menjadi simbol kebanggaan baru bagi masyarakat Lebak.

Keindahan dan kenyamanannya menjadikan ruang publik ini sebagai tujuan utama rekreasi keluarga. Bagi siapa pun yang berkunjung ke Kota Rangkasbitung, jangan lupa untuk menyempatkan diri singgah di alun-alun ini, karena ini menjadi pilihan tepat untuk menikmati suasana kota yang lebih segar, tertata, dan penuh aktivitas masyarakat.

Rekomendasi Berita