Polisi Johor Antisipasi Lonjakan Kendaraan Imlek 2026

  • 14 Feb 2026 21:47 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Johor Bahru - Kepolisian Johor di Johor memperkirakan lonjakan arus kendaraan yang masuk wilayah tersebut mencapai sedikitnya 30 persen selama perayaan Imlek tahun ini. Kenaikan volume ini mencakup kendaraan dari Singapura yang melintas menuju Johor. Otoritas setempat menilai momentum libur panjang beruntun akan memicu kepadatan signifikan di sejumlah ruas utama.

Kepala Polisi Johor Ab Rahaman Arsad menyampaikan fokus pengamanan lalu lintas akan diarahkan pada dua pintu masuk utama, yakni Bangunan Sultan Iskandar dan Kompleks Sultan Abu Bakar. Menurutnya, kedua titik perlintasan tersebut berpotensi mengalami kemacetan luar biasa sepanjang periode libur Imlek akibat tingginya arus kendaraan keluar-masuk Johor.

Pernyataan tersebut disampaikan usai peluncuran Ops Selamat 25 pada 14 Februari di Sutera Mall. Ops Selamat merupakan operasi keselamatan lalu lintas yang digelar oleh Royal Malaysian Police di seluruh Malaysia saat musim liburan besar seperti Imlek, Idulfitri, Deepavali, dan Natal. Operasi ini bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, polisi mengidentifikasi 47 lokasi rawan macet dan 38 titik rawan kecelakaan. Sebanyak 1.801 personel, termasuk 214 perwira, dikerahkan selama periode 15–20 Februari. Target utama operasi kali ini adalah menekan angka kecelakaan setidaknya 5 persen dibandingkan operasi sebelumnya, dengan fokus khusus pada pencegahan kecelakaan sepeda motor yang kerap mendominasi kasus fatal.

Pada Ops Selamat sebelumnya, tercatat 1.169 kecelakaan lalu lintas, termasuk lima kasus fatal dengan delapan korban meninggal dunia. Data ini menjadi dasar penguatan strategi pengamanan tahun ini, mulai dari penempatan personel di titik kritis, rekayasa lalu lintas, hingga kampanye keselamatan berkendara kepada masyarakat agar perjalanan mudik dan wisata Imlek berlangsung aman dan lancar.

Rekomendasi Berita