Nissan, Uber, dan Wayve Kerja Sama Kembangkan Robotaxi, Uji Coba di Tokyo Akhir 2026

  • 12 Mar 2026 10:00 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Perusahaan otomotif Jepang Nissan Motor, platform transportasi digital Uber Technologies, serta perusahaan rintisan teknologi otonom asal Inggris Wayve mengumumkan kerja sama untuk mengembangkan layanan taksi tanpa pengemudi atau robotaxi. Ketiga pihak menargetkan uji coba layanan tersebut dimulai di Tokyo pada akhir tahun 2026.

Dilansir dari Reuters, melalui kolaborasi ini, mobil listrik Nissan Leaf akan dipasangi teknologi kendaraan otonom milik Wayve. Kendaraan tersebut nantinya dapat digunakan oleh pelanggan melalui aplikasi Uber, sekaligus menjadi kemitraan pertama Uber di Jepang yang melibatkan kendaraan tanpa pengemudi.

CEO Wayve Alex Kendall menyampaikan bahwa perusahaannya telah melakukan pengujian teknologi tersebut di berbagai wilayah Jepang sejak awal tahun 2025.

“Kami telah menguji teknologi kami di seluruh Jepang sejak awal 2025,” kata CEO Wayve Alex Kendall dalam pernyataan tersebut.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan Uber dan Nissan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan teknologi robotaxi secara bertahap dan bertanggung jawab.

“Bermitra dengan Uber dan Nissan untuk memulai uji coba penerapan robotaxi memungkinkan kami memperkenalkan teknologi ini dengan cara yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Pada fase awal implementasi, kendaraan robotaxi tersebut tetap akan membawa pengemudi keselamatan yang telah dilatih khusus. Mobil akan beroperasi melalui platform Uber, sementara layanan kepada pelanggan direncanakan dijalankan melalui perusahaan taksi berlisensi di Jepang.

Wayve sendiri merupakan perusahaan teknologi yang mendapat dukungan investasi dari SoftBank dan Nvidia. Startup ini juga telah menjalin kemitraan dengan Uber sejak Agustus 2024 untuk mengembangkan layanan kendaraan otonom di berbagai negara.

Melalui kolaborasi tersebut, kedua perusahaan menargetkan peluncuran layanan di lebih dari sepuluh kota di dunia. Salah satu kota yang direncanakan menjadi lokasi peluncuran layanan dalam waktu dekat adalah London pada akhir tahun ini.

Sebelumnya, pada September tahun lalu, Nissan mengungkapkan telah memulai pengujian sistem bantuan berkendara yang memanfaatkan teknologi Wayve. Sistem tersebut ditargetkan dapat diperkenalkan di Jepang pada tahun fiskal 2027.

Rekomendasi Berita