Makanan Tinggi Akrilamida Picu Risiko Kanker
- 11 Mar 2026 00:49 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam -
Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Penyanyi muda Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun, Sabtu (7/3/2026), setelah beberapa tahun berjuang melawan kanker pada ginjal kirinya.
Kanker sendiri merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal di dalam tubuh. Penyakit ini menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia dan dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari genetika, gaya hidup, hingga pola makan sehari-hari.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis makanan dapat meningkatkan risiko kanker karena mengandung senyawa bernama Acrylamide. Zat kimia ini terbentuk secara alami saat makanan dimasak pada suhu tinggi, seperti melalui proses menggoreng atau memanggang.
Menurut penjelasan U.S. Food and Drug Administration, akrilamida biasanya terbentuk pada makanan berbahan nabati yang kaya pati ketika diproses pada suhu di atas 120 derajat Celsius. Meski penelitian masih terus berkembang, zat ini dikategorikan sebagai karsinogen potensial bagi manusia sehingga konsumsinya disarankan untuk dibatasi.
Dilansir dari Times of India, berikut beberapa makanan yang berpotensi mengandung kadar akrilamida tinggi.
Pertama adalah makanan yang digoreng seperti keripik kentang dan kentang goreng. Kandungan akrilamida dapat terbentuk ketika gula alami dalam kentang bereaksi dengan asam amino saat terkena suhu tinggi. Semakin lama proses penggorengan dan semakin gelap warnanya, kadar zat tersebut cenderung meningkat.
Selanjutnya adalah camilan kemasan seperti ciki dan kue kering. Produk ini biasanya dipanggang pada suhu tinggi sehingga berpotensi menghasilkan akrilamida, terutama jika mengandung gula rafinasi dan bahan tambahan lainnya.
Roti panggang juga termasuk dalam daftar ini. Warna roti yang semakin kecokelatan menandakan proses pemanggangan yang lebih lama sehingga kemungkinan terbentuknya akrilamida lebih tinggi. Oleh karena itu, roti yang dipanggang ringan dianggap lebih aman untuk dikonsumsi.
Selain itu, akrilamida juga dapat terbentuk saat proses pemanggangan biji kopi. Kandungan zat ini biasanya muncul pada tahap awal pemanggangan, sehingga kopi dengan tingkat sangrai ringan hingga sedang cenderung memiliki kadar yang lebih rendah dibandingkan kopi sangrai gelap.
Terakhir adalah sereal sarapan kemasan seperti cornflakes dan produk serupa yang diproses dengan suhu tinggi. Proses pemanggangan atau penyangraian tersebut dapat memicu terbentuknya akrilamida, terutama pada produk yang memiliki kandungan gula tinggi.
Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih metode pengolahan makanan serta mengurangi konsumsi makanan yang dimasak pada suhu terlalu tinggi guna menekan potensi risiko kesehatan di kemudian hari.