Pendaki Malaysia Terluka Parah Saat Mendaki Gunung Rinjani
- 28 Jun 2025 23:10 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Seorang pendaki asal Malaysia dilaporkan mengalami kecelakaan serius saat mendaki Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 27 Juni 2025. Insiden terjadi ketika korban tengah menuju Danau Segara Anak, salah satu tujuan populer di kawasan taman nasional tersebut. Menurut laporan media Malaysia Sinar Harian, korban terjatuh dari ketinggian sekitar 200 meter sebelum mencapai jembatan yang mengarah ke danau.
Korban dilaporkan mengalami luka serius, termasuk patah tulang pinggul dan cedera di bagian kepala. Meski mengalami luka berat, korban masih mampu berjalan perlahan saat ditemukan oleh tim penyelamat. Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menyatakan bahwa operasi penyelamatan langsung dilakukan begitu laporan diterima pada pukul 14.20 WITA. Tim segera memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian sebelum mengevakuasi korban.
Prosedur evakuasi dilakukan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku. Setelah mendapatkan perawatan awal, korban dipindahkan ke pos terdekat, yakni Pos Sembalun, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika diperlukan, korban akan dirujuk ke fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Bhayangkara Mataram atau Puskesmas terdekat di wilayah Sembalun.
Gunung Rinjani, sebagai salah satu destinasi pendakian paling populer di Indonesia, memang memiliki medan yang menantang dan berisiko tinggi. Pihak pengelola taman nasional mengimbau agar seluruh pendaki tetap waspada, tidak memaksakan diri saat merasa lelah, dan segera meminta bantuan jika mengalami kesulitan selama pendakian.
Insiden ini menjadi kecelakaan kedua yang melibatkan pendaki asing dalam sepekan terakhir di Gunung Rinjani. Sebelumnya, pada 21 Juni, seorang pendaki asal Brasil, Juliana Marins, meninggal dunia setelah terjatuh saat dalam perjalanan menuju puncak Rinjani. Rangkaian kejadian ini menyoroti pentingnya evaluasi terhadap jalur pendakian dan penerapan protokol keselamatan yang lebih ketat bagi para pendaki.