APM Prioritaskan Pelatihan dan Magang Berbasis Budaya Melayu

  • 16 Feb 2026 15:41 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) memfokuskan penguatan kualitas pramuwisata melalui program pelatihan dan magang terstruktur di berbagai travel agent. Skema ini dirancang untuk memastikan calon pemandu wisata memiliki kesiapan teknis sebelum terjun ke lapangan.

Ketua dan Dewan Penasihat APM Dato Roihaizat, menegaskan kesiapan organisasinya menjalankan program secara resmi. Peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan mendesak di tengah target kunjungan wisman yang terus meningkat. Budaya melayani dengan profesioal menjadi andalam Utama dalam industry MICE Batam.

“Kami telah menyelesaikan seluruh syarat administrasi. Selanjutnya, kami akan segera melaksanakan pelantikan pengurus. Kami berharap setelah dilantik, para pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” tegas Roihaizat.

Rohaizat melanjutkan, program magang akan dilaksanakan melalui kerja sama langsung dengan sejumlah travel agent di Batam. Peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga pengalaman praktik mendampingi wisatawan.

Model ini dirancang agar calon pramuwisata memahami alur pelayanan sejak penjemputan hingga penyelesaian perjalanan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan standar pelayanan terpenuhi.

Yang menjadi pembeda, APM melibatkan tokoh dari Lembaga Adat Melayu Batam dalam penyusunan materi budaya. Mereka akan mengisi pembelajaran tentang sejarah dan kearifan lokal Melayu secara komprehensif. Materi tersebut diarahkan agar pemandu mampu menjelaskan identitas daerah secara akurat.

Diketahui, rombongan APM melakukan lawatan resmi ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam pada Jumat, 13 Februari 2026. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, di ruang rapat Disbudpar.

Pertemuan itu membahas penguatan peran pramuwisata dalam mendukung peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Salah satu poin utama yang dibahas adalah pelaksanaan pelatihan berbasis regulasi dan praktik lapangan.

Rekomendasi Berita