Biaya Bandara Thailand Naik Mulai 20 Juni

  • 20 Feb 2026 21:58 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Penumpang penerbangan internasional yang berangkat dari Thailand akan membayar biaya layanan penumpang (Passenger Service Charge/PSC) lebih tinggi mulai 20 Juni 2026. Operator bandara milik negara, Airports of Thailand (AOT), menetapkan tarif baru PSC internasional sebesar 1.120 baht atau sekitar S$45,50 per penumpang.

Kebijakan ini berlaku di enam bandara utama yang dikelola AOT, yakni Suvarnabhumi Airport, Don Mueang International Airport, Chiang Mai International Airport, Mae Fah Luang Chiang Rai International Airport, Phuket International Airport, dan Hat Yai International Airport.

Sementara itu, PSC untuk penerbangan domestik tetap tidak berubah di angka 130 baht per penumpang.

Presiden AOT, Paweena Jariyathitipong, menjelaskan bahwa kenaikan ini merupakan tindak lanjut keputusan Dewan Penerbangan Sipil pada 3 Desember 2025 yang menyetujui secara prinsip kenaikan PSC internasional dari 730 baht menjadi 1.120 baht—atau naik 390 baht. Rapat tersebut dipimpin Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perhubungan Thailand, Phiphat Ratchakitprakarn.

AOT menyatakan studi internal menunjukkan kenaikan biaya ini tidak akan memengaruhi keputusan wisatawan untuk bepergian. Bahkan, dibandingkan sejumlah bandara internasional lain di kawasan Asia dan dunia, PSC Thailand dinilai masih relatif kompetitif.

Tambahan Pendapatan dan Peningkatan Layanan

Penyesuaian tarif ini diperkirakan akan menambah pendapatan AOT sekitar 10 miliar baht per tahun. Dana tersebut akan dialokasikan untuk peningkatan infrastruktur dan layanan bandara, bukan untuk keuntungan komersial semata. AOT menegaskan PSC bukanlah pajak, melainkan biaya layanan yang penggunaannya diawasi dan memerlukan persetujuan kementerian terkait.

Beberapa proyek peningkatan yang telah dan akan dilakukan antara lain pengembangan Satellite Terminal 1 (SAT-1) di Bandara Suvarnabhumi serta perbaikan terminal penumpang di Don Mueang. Selain itu, AOT akan memperluas penerapan sistem Common Use Passenger Processing Systems (CUPPS) guna mempercepat proses check-in, mengurangi waktu antrean, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Survei terhadap penumpang dan maskapai menunjukkan mayoritas menilai tarif baru ini masih wajar, selama diikuti dengan peningkatan kualitas layanan. Maskapai penerbangan pada umumnya menerima penyesuaian tersebut, dengan catatan AOT terus meningkatkan standar pelayanan.

Dorong Thailand Jadi Hub Penerbangan Regional

Kenaikan PSC ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Thailand untuk memperkuat posisinya sebagai pusat penerbangan regional berstandar internasional. Dengan jumlah wisatawan mancanegara yang terus meningkat pascapandemi, kebutuhan investasi pada kapasitas, keselamatan, dan kualitas layanan dinilai semakin mendesak.

AOT juga tengah menyiapkan rencana untuk mengenakan PSC bagi penumpang transit dan transfer, mengingat lebih dari 90 persen bandara di dunia telah menerapkan kebijakan serupa. Jika disetujui, langkah ini diharapkan dapat mencerminkan biaya operasional yang lebih realistis sekaligus menyediakan tambahan dana untuk meningkatkan fasilitas penumpang transit.

Kebijakan ini menunjukkan upaya Thailand menjaga keseimbangan antara daya saing tarif dan kebutuhan investasi infrastruktur, demi memastikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, cepat, dan nyaman bagi jutaan penumpang setiap tahun.

Rekomendasi Berita