Ketua YPIQ Kupas Makna Filosofis Toga Wisuda

  • 31 Agt 2025 22:52 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau: Dalam momentum Wisuda Sarjana ke-XXV STAI YPIQ Baubau, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Qaimuddin (YPIQ) Baubau, Ir. Muslihi, M.Si mengupas makna filosofis dari toga dan topi wisuda yang menjadi simbol pencapaian akademik seorang mahasiswa.

Menurutnya, tradisi penggunaan toga bermula dari Romawi Kuno, kemudian diadopsi universitas-universitas Eropa abad ke-12, hingga akhirnya menjadi tradisi akademik global. Toga yang berwarna hitam melambangkan keagungan dan keberhasilan mengalahkan kebodohan melalui ilmu pengetahuan.

“Topi toga berbentuk persegi lima melambangkan cara pandang yang rasional serta kemampuan melihat dari berbagai sudut. Pemindahan tali dari kiri ke kanan saat wisuda bermakna perpindahan fokus dari teori di kampus ke praktik di masyarakat dan dunia kerja,” jelas Muslihi.

Ia juga berpesan kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal. Menurutnya, keunggulan seseorang terletak pada penguasaan ilmu yang spesifik, baik melalui pelatihan, bacaan, maupun sertifikasi.

“Meskipun telah menyelesaikan studi formal, tetap cintailah ilmu dengan terus belajar. Kuasailah minimal satu spesialisasi ilmu dalam profesi agar memiliki keunggulan dibanding yang lain,” pesannya.

Di akhir sambutan, Muslihi mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan orang tua yang berhasil mengantarkan putra-putrinya hingga menyelesaikan pendidikan. Ia berharap lulusan STAI YPIQ Baubau dapat menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat.

Rekomendasi Berita