Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

  • 10 Mar 2026 07:20 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Jakarta : BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Lebaran tahun 2026. Berbagai kemudahan layanan telah disiapkan agar peserta tetap memperoleh pelayanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan, termasuk bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan masyarakat kapan pun dan dapat diakses di seluruh Indonesia, termasuk saat momentum mudik Lebaran yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia.

Untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara tatap muka, BPJS Kesehatan membuka layanan di kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin,”ujar Pujo, Senin 9 Maret 2026 dalam keterangan tertulisnya diterima rri.co.id Baubau.

Posko Mudik di Titik Strategis

Sebagai bagian dari dukungan layanan selama masa mudik, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di sejumlah titik strategis. Posko tersebut memberikan layanan informasi, konsultasi, hingga bantuan layanan bagi peserta JKN yang membutuhkan selama perjalanan.

Posko Mudik BPJS Kesehatan akan hadir pada 13–16 Maret 2026 di beberapa lokasi, antara lain:

  • Pelabuhan Merak, Banten
  • Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur
  • Rest Area Tol 88A Cipularang, Purwakarta
  • Rest Area Tol 166A Cipali, Majalengka
  • Rest Area Tol 429A Ungaran, Semarang
  • Rest Area Tol 519A Masaran, Sragen
  • Terminal Purabaya, Sidoarjo
  • Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar

“Kehadiran posko tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik sekaligus mempermudah peserta memperoleh informasi terkait layanan Program JKN selama perjalanan,” jelas Pujo.

Akses Layanan Administrasi Lebih Mudah

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengatakan peserta juga dapat memanfaatkan berbagai layanan digital untuk mengakses administrasi kepesertaan selama libur Lebaran.

Melalui Mobile JKN, peserta dapat melakukan berbagai layanan secara mandiri seperti perubahan data peserta, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga layanan administrasi lainnya tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Selain itu, pengecekan status kepesertaan juga dapat dilakukan melalui layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) di nomor 0811-8165-165 serta Care Center 165.

“Kami mengimbau peserta untuk memastikan status kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik. Peserta juga dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membayar iuran maupun melunasi tunggakan,” ujar Akmal.

Layanan Kesehatan Tetap Bisa Diakses di Luar Domisili

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menyampaikan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun berada di luar daerah domisili.

Apabila puskesmas, klinik, atau dokter keluarga tempat peserta terdaftar sedang tutup, peserta tetap dapat memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama mitra BPJS Kesehatan lain yang sedang beroperasi.

Informasi fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama periode libur Lebaran juga dapat diakses melalui aplikasi Aplicares.

Selain itu, BPJS Kesehatan memastikan keberlanjutan pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis, termasuk peserta Program Rujuk Balik (PRB) yang tetap dapat memperoleh obat sesuai ketentuan yang berlaku.

“BPJS Kesehatan juga tetap menjamin pelayanan kesehatan bagi peserta yang mengalami kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan. Dalam hal kecelakaan ganda, biaya pelayanan kesehatan pertama kali akan dijamin oleh Jasa Raharja hingga batas maksimal Rp20 juta. Apabila biaya melebihi nilai tersebut, selisihnya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan,” kata Abdi.

Rumah Sakit Siap Layani Peserta JKN

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Bambang Wibowo, menyatakan rumah sakit di seluruh Indonesia telah mempersiapkan layanan bagi peserta JKN selama libur Lebaran.

Menurutnya, rumah sakit tetap beroperasi selama 24 jam, termasuk layanan rawat inap, rawat jalan, hingga layanan cuci darah.

“Rumah sakit tetap menyediakan layanan kesehatan selama periode libur Lebaran. Melalui Posko Mudik BPJS Kesehatan, hal ini juga meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” ujarnya.

Masyarakat Diimbau Pastikan Kepesertaan Aktif

Ketua Umum Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi, menilai momentum Lebaran membutuhkan upaya ekstra dari berbagai pihak, termasuk dalam penyelenggaraan layanan kesehatan melalui Program JKN.

“Kami tidak ingin ada peserta yang tertolak secara administratif ketika mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Karena itu masyarakat perlu memastikan status kepesertaan JKN dalam kondisi aktif sebelum melakukan perjalanan mudik,” ujarnya.

Tulus juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan mudik, baik fisik maupun mental, mengingat perjalanan panjang sering kali melelahkan.

Korlantas Ingatkan Risiko Kecelakaan Saat Mudik

Sementara itu, Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Sandhi Wiedyanoe, menyebut pihaknya telah melakukan analisis lalu lintas menjelang libur Lebaran 2026 untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan.

Menurutnya, dari berbagai kajian yang dilakukan, faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik,” ujar Sandhi.

Rekomendasi Berita