Langkah Sederhana Cegah Radang Tenggorokan saat Puasa
- 10 Mar 2026 17:46 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Keluhan radang tenggorokan kerap dialami sebagian orang saat menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini biasanya dipicu oleh tenggorokan yang kering, paparan debu, hingga pola makan yang kurang tepat saat sahur dan berbuka.
Melansir klikdokter.com, Selasa 10 Maret 2026, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah radang tenggorokan selama Ramadan. Salah satunya adalah menjaga kebersihan lingkungan. Debu dan kotoran yang terhirup dapat menjadi iritan bagi tenggorokan dan memicu rasa nyeri atau mengganjal.
Selain itu, membatasi berbicara juga dapat membantu menjaga kesehatan tenggorokan. Terlalu sering berbicara saat puasa dapat membuat tenggorokan semakin kering karena tidak ada asupan cairan selama berjam-jam.
Aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi, terutama pada siang hari. Paparan polusi kendaraan dan terik matahari dapat meningkatkan risiko iritasi tenggorokan serta dehidrasi. Jika harus beraktivitas di luar, penggunaan masker dan pelindung seperti topi atau payung dapat membantu mengurangi dampaknya.
Asupan cairan juga perlu diperhatikan. Kebutuhan air putih sekitar dua liter per hari tetap harus dipenuhi dengan cara membaginya saat sahur dan berbuka. Konsumsi buah yang mengandung banyak air juga dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Selain itu, pemilihan menu makanan juga berpengaruh terhadap kesehatan tenggorokan. Makanan yang terlalu pedas, asam, digoreng, atau bersuhu terlalu panas dan dingin sebaiknya dibatasi karena dapat memicu iritasi dan meningkatkan risiko asam lambung naik.
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut, risiko radang tenggorokan saat berpuasa dapat diminimalkan sehingga aktivitas dan ibadah selama Ramadan tetap berjalan dengan nyaman.