Percetakan Al Quran Madinah Layani Umat Dunia

  • 24 Feb 2026 11:14 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Madinah — Tidak jauh dari pusat kota, berdiri kompleks percetakan Al-Qur’an terbesar di dunia yang menjadi kebanggaan umat Islam. Percetakan ini dikenal luas sebagai King Fahd Complex for the Printing of the Holy Qur'an, lembaga resmi pemerintah Arab Saudi yang mencetak dan mendistribusikan mushaf ke berbagai penjuru dunia.

Didirikan pada tahun 1984 pada masa pemerintahan Fahd of Saudi Arabia, kompleks ini menjadi pusat produksi Al-Qur’an dengan standar ketelitian tinggi. Setiap tahun, jutaan eksemplar mushaf dicetak dalam berbagai ukuran dan terjemahan bahasa, lalu dibagikan secara gratis ke masjid-masjid dan lembaga Islam di berbagai negara.

Ustad Gibran Syaiful Bahri, mutawif Arminareka yang kerap mendampingi jamaah Indonesia berkunjung ke Madinah, menyebut percetakan ini sebagai wujud nyata pelayanan terhadap kitab suci umat Islam.

“Percetakan Al-Qur’an Madinah ini luar biasa. Mereka tidak hanya mencetak, tapi juga memastikan setiap huruf, tanda baca, dan harakat benar-benar teliti. Ada tim pentashih yang sangat ketat sebelum mushaf didistribusikan,” ujar Ustad Gibran.

Menurutnya, jamaah umrah sering merasa takjub ketika mengetahui bahwa mushaf yang mereka temukan di hotel atau di Masjid Nabawi sebagian besar berasal dari kompleks percetakan tersebut.

“Banyak jamaah tidak menyadari bahwa Al-Qur’an yang mereka pegang di Masjid Nabawi dicetak di sini. Ini menjadi amal jariyah besar karena setiap huruf yang dibaca mengalirkan pahala,” tambahnya.

Selain mencetak mushaf standar Rasm Utsmani, percetakan ini juga memproduksi Al-Qur’an braille untuk tunanetra serta rekaman bacaan qari internasional. Proses produksinya menggunakan teknologi modern yang berpadu dengan pengawasan ulama dan ahli qira’at.

Bagi jamaah, kunjungan atau sekadar mengetahui keberadaan percetakan ini menjadi pengalaman edukatif. Madinah bukan hanya kota tempat turunnya wahyu dan berkembangnya dakwah Rasulullah, tetapi juga pusat penyebaran Al-Qur’an ke seluruh dunia di era modern.

Melalui King Fahd Complex, Madinah terus berperan sebagai jantung spiritual umat Islam—tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam menjaga kemurnian dan penyebaran kitab suci hingga ke pelosok dunia.

Rekomendasi Berita