Babinsa dan Dinas Peternakan Pantau PMK Ternak
- 09 Mar 2026 21:26 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Pemerintah pusat dan daerah terus menggencarkan pemantauan hewan ternak guna mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Di Kabupaten Bengkalis, kegiatan tersebut juga dilakukan di sejumlah wilayah untuk memastikan kondisi ternak masyarakat tetap sehat dan aman.
Penyakit mulut dan kuku (PMK) merupakan penyakit menular yang rentan menyerang hewan berkuku belah atau genap seperti sapi dan kambing. Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi peternak serta berdampak pada perekonomian.
Sebagai langkah pencegahan, Kodim 0303/Bengkalis melalui Koramil 03/Mandau menurunkan Babinsa Koptu Bambang untuk melakukan pemantauan hewan ternak sapi milik masyarakat di Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Dinas Peternakan Kabupaten Bengkalis.
"Kami lakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap hewan ternak milik masyarakat yang ada di Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Sebagai tindak lanjut pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan berkuku genap atau belah," ujar Koptu Bambang. Minggu 8 Maret 2026.
Ia menjelaskan, gejala hewan ternak yang terjangkit PMK antara lain demam tinggi, menggigil, tidak nafsu makan (anorexia), penurunan produksi susu pada sapi perah, keluar air liur berlebihan, lebih sering berbaring, hingga luka pada kuku bahkan kukunya dapat terlepas. Masyarakat pun menyambut baik kegiatan pemantauan tersebut sebagai upaya memastikan ternak tetap sehat dan terhindar dari PMK.