Nasi Dagang, Sajian Nasi Santan Gurih Khas Melayu
- 11 Mar 2026 20:11 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Nasi Dagang merupakan salah satu hidangan khas Melayu yang memiliki cita rasa gurih dan kaya rempah. Sekilas, hidangan ini tampak mirip dengan nasi uduk karena sama-sama dimasak menggunakan santan.
Namun, perbedaannya terletak pada cara penyajiannya, yakni nasi dagang biasanya disajikan bersama kuah kari ikan, terutama ikan tongkol, serta dilengkapi acar sebagai pelengkap. Hidangan ini cukup populer di wilayah pesisir Melayu, termasuk Kepulauan Riau.
Nasi yang dimasak dengan santan dan rempah menghasilkan aroma harum dan tekstur pulen. Ketika disiram kuah kari ikan yang gurih dan sedikit pedas, perpaduan rasanya menjadi semakin menggugah selera.
Secara historis, nama nasi dagang dipercaya berasal dari kebiasaan para pedagang pada masa lalu. Mereka membawa bekal nasi yang disiram kuah kari dan dilengkapi acar, kemudian dibungkus dengan daun pisang untuk dibawa saat berdagang ke berbagai tempat. Hidangan praktis ini mudah dibawa dan tetap nikmat disantap meski sudah beberapa waktu disimpan.
Hingga kini, nasi dagang masih menjadi salah satu kuliner tradisional yang banyak digemari. Hidangan ini biasanya disajikan dalam kondisi hangat sehingga aroma santan dan rempahnya semakin terasa.
Bagi yang ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah, Dikutip dari Cookpad berikut bahan dan cara membuat nasi dagang yang dapat dipraktikkan.
Bahan-bahan:
- 500 gram beras basmati atau beras pulen
- 1 sendok makan biji halba (klabet)
- 2 ruas jahe, iris memanjang seperti korek api
- 10 siung bawang merah, iris
- 5 siung bawang putih, iris
- 1 liter santan (pisahkan santan kental dan santan cair)
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Air secukupnya
Cara Membuat:
1. Cuci beras hingga bersih, kemudian rendam selama sekitar 1–2 jam agar teksturnya lebih pulen saat dimasak.
2. Rebus santan kental bersama sedikit air, garam, dan gula hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Tambahkan biji halba, jahe, bawang putih, dan bawang merah. Setelah harum, matikan api.
3. Siapkan wadah berisi santan cair yang akan digunakan untuk siraman pertama pada beras.
4. Kukus atau tanak beras yang telah direndam. Buat lubang di bagian tengah beras agar uap panas dapat naik dan membantu proses pemasakan.
5. Setelah beras setengah matang, angkat lalu siram dengan santan cair sambil diaduk hingga merata.
6. Kukus kembali hingga nasi hampir matang. Setelah itu, siram dengan santan kental yang telah dimasak bersama rempah. Aduk perlahan hingga tercampur rata, lalu kukus kembali sebentar hingga matang sempurna.
7. Nasi dagang siap disajikan.
Nasi dagang biasanya dinikmati bersama gulai ikan tongkol, acar mentimun, serta sambal sebagai pelengkap. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan segar menjadikan hidangan ini salah satu kuliner tradisional Melayu yang tetap digemari hingga sekarang.