Air Dohot, Minuman Tradisional Warisan Melayu Pulau Penyengat

  • 12 Mar 2026 14:57 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID,Bengkalis - Air dohot merupakan salah satu minuman tradisional khas masyarakat Melayu di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Minuman ini dikenal memiliki cita rasa manis yang khas dengan campuran berbagai buah kering, sehingga menghadirkan sensasi segar ketika diminum.

Dalam sejarahnya, air dohot dipercaya pernah menjadi minuman istimewa yang hanya disajikan pada momen-momen tertentu di lingkungan istana Melayu. Dahulu, minuman ini kerap dihidangkan pada perayaan besar dan dinikmati oleh kalangan bangsawan atau raja-raja di tanah Melayu.

Air dohot tergolong minuman yang cukup langka. Tidak banyak penjual yang menyajikan minuman ini, sehingga keberadaannya kini lebih sering dijumpai pada acara budaya atau kegiatan tertentu di Pulau Penyengat. Bagi yang pertama kali mencicipinya, rasa manis dari campuran buah kering dan gula batu memberikan sensasi unik yang langsung terasa saat diminum.

Keunikan air dohot terletak pada bahan-bahannya yang terdiri dari berbagai buah kering. Di antaranya adalah buah dohot kering, kelengkeng kering, serta kismis kuning dan hitam. Buah dohot sendiri memiliki warna kemerahan dengan rasa manis yang menyerupai kurma. Seluruh bahan tersebut kemudian direbus bersama air dan gula batu hingga menghasilkan minuman berwarna cokelat dengan rasa manis yang khas.

Resep air dohot merupakan warisan turun-temurun masyarakat Melayu di Pulau Penyengat. Konon, resep minuman ini juga tercatat dalam naskah-naskah lama Melayu. Salah satu tokoh yang masih menjaga tradisi pembuatan air dohot adalah Raja Zainab, yang hingga kini mempertahankan resep minuman tersebut sebagai bagian dari warisan budaya Melayu.

Beberapa bahan untuk membuat air dohot bahkan harus didatangkan dari luar daerah, sehingga tidak selalu mudah ditemukan. Hal inilah yang membuat minuman tradisional ini tergolong cukup istimewa.

Selain memiliki rasa yang nikmat, air dohot juga dipercaya memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Dalam tradisi masyarakat Melayu, minuman ini kerap dikonsumsi untuk membantu menghilangkan panas dalam atau yang dikenal dengan istilah “membongkar panas”. Kandungan buah-buahan kering di dalamnya juga dipercaya dapat membantu menambah energi secara alami.

Kini, air dohot tidak hanya dinikmati dalam keadaan hangat, tetapi juga sering disajikan dengan tambahan es batu agar terasa lebih segar.

Dikutip dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota tanjung Pinang . Berikut bahan dan cara membuat air dohot yang dapat dicoba di rumah.

Bahan

  • ¼ kilogram kismis hitam
  • ¼ kilogram kismis kuning
  • 2 buah kesemek
  • 1 ons buah mata kucing kering
  • ¼ kilogram buah mata kucing segar
  • ½ kilogram buah dohot
  • 3 kilogram gula pasir (sesuai selera)
  • Gula batu secukupnya

Cara Membuat

  1. Rebus air bersama gula pasir dan gula batu hingga larut.
  2. Masukkan seluruh bahan buah-buahan ke dalam rebusan air gula.
  3. Masak hingga mendidih dan aroma buah mulai terasa.
  4. Setelah matang, minuman dapat disajikan hangat atau didinginkan dengan tambahan es batu.

Air dohot menjadi salah satu contoh kekayaan kuliner tradisional Melayu yang tidak hanya menawarkan rasa manis yang menyegarkan, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya dari Pulau Penyengat.

Rekomendasi Berita