Yu Sheng Tradisi Imlek Penuh Makna
- 17 Feb 2026 16:42 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Yu Sheng merupakan salah satu makanan khas Imlek yang sarat makna dan tradisi, terutama dikenal di kalangan masyarakat Tionghoa. Hidangan ini biasanya disajikan sebagai pembuka perayaan Tahun Baru Imlek bersama keluarga atau rekan kerja.
Secara umum, Yu Sheng terdiri dari irisan ikan mentah, aneka sayuran segar, serta taburan bumbu dan saus khas. Setiap bahan yang digunakan memiliki simbol tersendiri, seperti ikan yang melambangkan kelimpahan dan sayuran yang dimaknai sebagai pertumbuhan serta harapan baru.
Keunikan Yu Sheng tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada cara makannya. Hidangan ini disantap bersama-sama dengan cara diaduk dan diangkat tinggi-tinggi menggunakan sumpit.
Prosesi mengaduk Yu Sheng dikenal dengan sebutan “lo hei” atau “lou sang”. Semakin tinggi Yu Sheng diangkat, semakin besar pula harapan akan keberuntungan, rezeki, dan kesuksesan di tahun yang akan datang.
Saat prosesi berlangsung, setiap orang biasanya mengucapkan doa dan harapan baik. Suasana makan Yu Sheng pun menjadi meriah, penuh tawa, dan kebersamaan yang hangat.
Tradisi menyantap Yu Sheng juga mengajarkan nilai kebersamaan dan kekompakan. Semua orang terlibat aktif dalam prosesi, tanpa memandang usia atau latar belakang.
Melalui Yu Sheng, perayaan Imlek tidak hanya menjadi momen makan bersama, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial. Hidangan ini menjadi simbol harapan akan kehidupan yang lebih baik, penuh berkah, dan kebahagiaan di tahun yang baru.