Pantangan Menyimpan Barang Tidak Berguna di dalam Rumah
- 23 Feb 2026 20:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kebiasaan menumpuk barang tidak terpakai di dalam rumah masih sering dianggap hal sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal, kondisi rumah yang penuh barang dapat berdampak langsung terhadap kenyamanan serta kesehatan penghuni. Ruangan yang dipenuhi barang membuat rumah terasa sempit, pengap, dan sulit dibersihkan secara maksimal.
Selain mengganggu kenyamanan, tumpukan barang juga berpotensi menjadi sarang debu, jamur, dan serangga. Kondisi tersebut dapat memicu berbagai gangguan kesehatan seperti alergi, gatal-gatal, hingga masalah pernapasan. Risiko ini semakin tinggi jika barang yang disimpan sudah lama tidak tersentuh dan berada di tempat lembap.
Dari sisi psikologis, rumah berantakan dapat memengaruhi kondisi emosional penghuni. Lingkungan yang penuh sesak tanpa disadari bisa menimbulkan stres, rasa lelah mental, bahkan menurunkan produktivitas. Sebaliknya, rumah yang rapi dan tertata memberikan efek menenangkan serta membantu meningkatkan fokus dalam beraktivitas sehari-hari.
Untuk mencegah dampak tersebut, para ahli menyarankan metode sortir barang secara berkala. Barang sebaiknya dipisahkan menjadi tiga kategori, yaitu masih digunakan, layak didonasikan, atau harus dibuang. Prinsip sederhana yang dapat diterapkan adalah menyingkirkan barang yang tidak digunakan lebih dari satu tahun karena kemungkinan besar sudah tidak dibutuhkan lagi.
Menjaga rumah tetap rapi bukan sekadar soal keindahan visual, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat. Dengan mengurangi barang tidak berguna, ruang hunian menjadi lebih lega, sirkulasi udara lebih baik, dan kebersihan lebih mudah dijaga. Lingkungan rumah yang bersih dan teratur pada akhirnya menciptakan suasana tinggal yang lebih nyaman, sehat, dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.