Cara Membuat Bibit Cabe Rawit yang Sehat dan Siap Tanam
- 28 Feb 2026 07:56 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Membuat bibit cabe rawit yang sehat merupakan langkah awal untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Cabe rawit dikenal sebagai tanaman yang cukup mudah dibudidayakan, baik di lahan luas maupun di pekarangan rumah. Namun, proses penyemaian harus dilakukan dengan benar agar bibit tumbuh kuat dan tidak mudah layu.
Langkah pertama adalah memilih benih berkualitas. Benih bisa diperoleh dari toko pertanian atau dari buah cabe rawit yang sudah tua dan sehat. Jika menggunakan cabe segar, ambil bijinya lalu jemur selama satu hingga dua hari hingga benar-benar kering. Benih yang baik biasanya berwarna cerah dan tidak keriput.
Media semai juga memegang peranan penting. Campurkan tanah gembur, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan seimbang agar media memiliki nutrisi cukup serta drainase yang baik. Masukkan campuran tersebut ke dalam tray semai atau polybag kecil sebelum menanam benih.
Taburkan benih secara merata lalu tutup tipis dengan tanah halus. Siram menggunakan semprotan air agar kelembapan tetap terjaga tanpa membuat media terlalu basah. Letakkan di tempat teduh yang mendapatkan sinar matahari tidak langsung. Dalam waktu 5 hingga 10 hari, benih biasanya mulai berkecambah.
Setelah bibit berusia sekitar 3 hingga 4 minggu dan memiliki 4 hingga 5 helai daun, tanaman siap dipindahkan ke lahan tanam yang lebih luas. Dengan perawatan yang tepat sejak tahap pembibitan, tanaman cabe rawit akan tumbuh subur dan menghasilkan buah yang lebat.