Sering Pakai Cotton Bud? Ini Bahayanya bagi Telinga
- 07 Mar 2026 12:03 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Membersihkan telinga menggunakan "cotton bud" masih menjadi kebiasaan yang cukup umum di masyarakat. Banyak orang merasa telinga menjadi lebih bersih setelah menggunakan alat tersebut. Namun, para ahli kesehatan sebenarnya tidak merekomendasikan penggunaan "cotton bud" untuk membersihkan bagian dalam telinga.
Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan menjelaskan bahwa telinga memiliki mekanisme alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Kotoran telinga atau serumen sebenarnya berfungsi melindungi saluran telinga dari debu, kuman, serta partikel asing yang masuk.
Saat "cotton bud" dimasukkan ke dalam telinga, kotoran justru bisa terdorong lebih dalam. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penumpukan serumen yang dapat mengganggu pendengaran. Dalam beberapa kasus, kotoran yang menumpuk bahkan dapat menimbulkan rasa penuh di telinga atau nyeri.
Selain itu, penggunaan "cotton bud" juga berisiko melukai saluran telinga. Kulit di dalam telinga tergolong sangat sensitif, sehingga gesekan yang terlalu kuat bisa menyebabkan iritasi atau luka kecil. Jika luka tersebut terinfeksi, masalah telinga bisa menjadi lebih serius.
Para ahli juga mengingatkan bahwa penggunaan "cotton bud" yang terlalu dalam dapat merusak gendang telinga. Meski kasusnya tidak sering terjadi, tekanan atau gerakan yang tidak sengaja dapat menimbulkan cedera pada bagian telinga yang penting untuk proses pendengaran.
Lembaga kesehatan seperti "American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery" menyarankan agar masyarakat tidak memasukkan benda apa pun ke dalam telinga untuk membersihkannya. Jika telinga terasa tersumbat atau terdapat penumpukan kotoran, sebaiknya memeriksakan diri ke tenaga medis.
Sebagai alternatif, membersihkan bagian luar telinga menggunakan kain lembut sudah cukup untuk menjaga kebersihan. Selain itu, menjaga kebiasaan tidak memasukkan benda ke dalam telinga juga dapat membantu mencegah gangguan pada organ pendengaran.
Dengan memahami risiko penggunaan "cotton bud", masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merawat kesehatan telinga. Kebiasaan sederhana yang terlihat sepele ternyata dapat berdampak pada kesehatan jika dilakukan secara tidak tepat.