Menjelajahi Ujung Dunia: Lima Destinasi Wisata Paling Memukau di Greenland
- 02 Mar 2026 20:31 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Bagi para petualang yang mencari ketenangan di tengah kemegahan alam, Greenland kini menjadi primadona baru. Pulau terbesar di dunia ini menawarkan pemandangan yang tidak akan ditemukan di tempat lain: perpaduan antara es abadi, budaya Inuit yang hangat, dan fenomena langit yang magis.
Berikut adalah daftar destinasi wajib kunjung jika Anda merencanakan perjalanan ke tanah para Viking ini:
1. Ilulissat Icefjord (Warisan Dunia UNESCO)

Inilah permata mahkota Greenland. Berlokasi di Teluk Disko, Anda bisa menyaksikan gunung es raksasa yang terlepas dari gletser Sermeq Kujalleq. Suara gemuruh es yang pecah dan pantulan cahaya matahari di atas bongkahan es biru kristal adalah pengalaman yang luar biasa.
- Aktivitas Utama: Tur perahu di antara gunung es atau helikopter untuk melihat pemandangan dari udara.
2. Cahaya Utara (Aurora Borealis) di Kangerlussuaq

Karena udaranya yang sangat jernih dan minim polusi cahaya, Greenland adalah salah satu tempat terbaik di bumi untuk melihat Aurora. Di Kangerlussuaq, langit malam sering kali dihiasi tirai cahaya hijau dan ungu yang menari-nari.
- Waktu Terbaik: September hingga awal April.
3. Ibu Kota Nuuk yang Berwarna-warni
.webp)
Nuuk adalah perpaduan unik antara tradisi lama dan modernitas. Rumah-rumah kayu berwarna cerah yang kontras dengan latar belakang gunung salju memberikan pemandangan yang sangat fotogenik.
- Wajib Dikunjungi: Museum Nasional Greenland untuk melihat mumi Qilakitsoq yang terkenal.
4. Pemandian Air Panas Uunartoq

Bayangkan berendam di air hangat alami sementara di sekeliling Anda terdapat gunung es yang mengapung di laut. Tidak seperti mata air panas di tempat lain yang sering kali merupakan hasil aktivitas vulkanik, mata air di pulau tak berpenghuni ini murni karena gesekan lapisan geologi.
5. Kota Qaqortoq dan Galeri Terbuka "Stone and Man"

Kota di selatan Greenland ini dikenal sebagai kota terindah di sana. Daya tarik utamanya adalah proyek seni "Stone and Man", di mana puluhan patung dipahat langsung pada dinding-dinding batu granit di seluruh penjuru kota.
Mengingat medannya yang ekstrem, tidak ada jalan raya yang menghubungkan antar kota di Greenland. Transportasi utama antar destinasi adalah menggunakan pesawat kecil, helikopter, atau kapal laut.