Menengok Kandovan: Desa "Rumah Rayap" Berusia 700 Tahun di Jantung Batuan Vulkanik

  • 11 Mar 2026 21:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Di lereng Gunung Sahand yang megah, terdapat sebuah pemukiman yang sekilas tampak seperti koloni rayap raksasa atau dekorasi film fantasi. Namun, bagi ratusan penduduk di Provinsi Azerbaijan Timur, Iran, formasi batuan kerucut ini adalah rumah yang nyaman selama lebih dari tujuh abad.

Keajaiban Arsitektur Alami

Desa Kandovan terkenal karena arsitekturnya yang luar biasa. Berbeda dengan rumah konvensional, bangunan di sini tidak didirikan, melainkan dipahat langsung ke dalam tebing batu vulkanik yang terbentuk dari erupsi Gunung Sahand ribuan tahun silam.

Batuan yang disebut ignimbrit ini cukup lunak untuk dipahat namun mengeras seiring berjalannya waktu, menciptakan struktur hunian yang dikenal secara lokal sebagai "Karaan."

Keunikan yang Tak Lekang oleh Waktu

Ada beberapa fakta menarik yang membuat Kandovan tetap lestari hingga era modern:

  • Termoregulasi Alami: Berkat ketebalan dinding batu vulkaniknya, rumah-rumah ini memiliki sistem isolasi yang sempurna. Suhu di dalam ruangan tetap sejuk selama musim panas yang menyengat dan tetap hangat secara alami saat musim dingin bersalju.
  • Kehidupan yang Masih Berdenyut: Tidak seperti situs serupa di tempat lain (seperti Cappadocia di Turki yang sebagian besar telah menjadi museum), Kandovan tetap menjadi desa yang hidup. Penduduknya masih mendiami "apartemen batu" ini, lengkap dengan pintu, jendela, dan bahkan instalasi listrik modern.
  • Struktur Bertingkat: Beberapa hunian memiliki hingga empat lantai. Biasanya, lantai dasar digunakan untuk kandang ternak, lantai tengah untuk ruang tamu dan dapur, dan lantai atas untuk penyimpanan.
Destinasi Wisata dan Warisan Dunia

Keunikan Kandovan telah menarik wisatawan dari seluruh dunia yang ingin merasakan sensasi hidup di zaman batu dengan sentuhan modern. Selain keindahan arsitekturnya, desa ini juga dikenal dengan sumber air mineral alaminya yang dipercaya memiliki khasiat penyembuhan.

Meski zaman terus berubah, masyarakat Kandovan membuktikan bahwa harmoni antara manusia dan alam bukan sekadar teori, melainkan cara hidup yang mampu bertahan melintasi berabad-abad sejarah.

Rekomendasi Berita