Mi Instan saat Sahur, Bolehkah Dikonsumsi? Ini Fakta dan Solusinya
- 11 Mar 2026 14:42 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Waktu sahur menjadi saat penting untuk mengisi energi sebelum menjalani puasa seharian. Namun karena terburu-buru atau masih mengantuk, banyak orang memilih makanan yang praktis seperti mi instan. Lalu muncul pertanyaan, apakah sahur makan mie boleh?
Melansir fimela.com, mi instan memang mudah dan cepat disiapkan, tetapi sebenarnya kurang dianjurkan untuk menu sahur. Kandungan nutrisinya tidak cukup untuk menjaga tubuh tetap bertenaga selama berpuasa. Akibatnya, tubuh bisa lebih cepat merasa lapar, lemas, dan haus sebelum waktu berbuka.
Karena itu, menu sahur sebaiknya mengandung gizi seimbang seperti karbohidrat kompleks, protein, serat, dan cukup cairan. Dengan makanan yang tepat, tubuh akan lebih kuat menjalani aktivitas sepanjang hari.
1. Mengapa Sahur dengan Mi Instan Kurang Dianjurkan?
Mi instan mengandung garam atau sodium yang cukup tinggi. Kandungan ini bisa membuat tubuh lebih cepat merasa haus saat berpuasa. Selain itu, mi instan biasanya rendah serat dan hanya mengandung karbohidrat sederhana. Jenis karbohidrat ini cepat membuat kenyang, tetapi juga cepat membuat lapar kembali.
Mi instan juga termasuk makanan olahan yang jika dikonsumsi terlalu sering kurang baik bagi kesehatan. Karena itu, mi instan sebaiknya tidak dijadikan menu sahur utama, kecuali dalam kondisi terpaksa.
2. Kunci Sahur Sehat: Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh
Menu sahur yang baik seharusnya mengandung beberapa jenis nutrisi penting. Karbohidrat kompleks seperti nasi, oatmeal, atau roti gandum dapat memberikan energi yang bertahan lebih lama. Protein juga penting untuk membantu tubuh tetap kenyang lebih lama dan menjaga kekuatan otot. Sumber protein bisa berasal dari telur, ikan, ayam, tahu, atau tempe.
Serat dari sayur dan buah juga sangat dibutuhkan karena membantu pencernaan serta menjaga kadar gula darah tetap stabil. Selain itu, jangan lupa memenuhi kebutuhan cairan agar tubuh tidak mudah dehidrasi selama puasa.
3. Alternatif Menu Sahur Sehat
Ada banyak pilihan makanan sehat yang bisa dijadikan menu sahur selain mi instan. Salah satunya adalah oatmeal yang kaya serat dan dapat membuat kenyang lebih lama. Oatmeal bisa ditambahkan buah, susu, atau kacang-kacangan. Telur juga menjadi pilihan yang baik karena kaya protein dan mudah diolah. Telur bisa direbus, digoreng, atau dibuat omelet dengan tambahan sayuran.
Selain itu, kamu juga bisa memilih nasi merah, roti gandum, yogurt, buah-buahan, serta sayuran segar. Makanan tersebut mengandung nutrisi yang membantu tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.
4. Menu Sahur Praktis dan Cepat
Bagi yang sering bangun sahur mendekati waktu imsak, tetap ada menu praktis yang sehat. Misalnya nasi sisa semalam yang dipanaskan kembali lalu ditambah telur dan lauk sederhana. Oatmeal instan juga bisa menjadi pilihan karena hanya perlu diseduh dengan air panas atau susu. Tambahkan pisang atau kurma agar rasanya lebih enak.
Jika terpaksa makan mi instan, sebaiknya tambahkan sayuran seperti sawi atau kol serta telur untuk menambah protein dan serat. Gunakan bumbu mi secukupnya agar tidak terlalu banyak garam.
5. Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur
Selain mi instan, ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur. Makanan yang terlalu asin dapat membuat tubuh lebih cepat merasa haus saat berpuasa. Makanan yang terlalu manis juga kurang baik karena dapat menyebabkan energi cepat naik lalu turun kembali. Akibatnya tubuh bisa cepat merasa lemas.
Minuman berkafein seperti kopi atau teh kental juga sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan rasa haus. Begitu juga dengan gorengan, makanan pedas, dan minuman bersoda yang dapat membuat perut tidak nyaman saat puasa.