Hari Glaukoma Sedunia Ingatkan Peduli Kesehatan Mata
- 11 Mar 2026 20:00 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak – Peringatan Hari Glaukoma Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentakit glaukoma yang dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani sejak dini. Setiap 12 Maret masyyarakat dunia memperingati Hari Glaukoma Sedunia atau World Glaucoma Day. Peringatan ini sekaligus menjadi momentum untuk lebih mengenal dan waspada terhadappenyakit penyebab kebutaan kedua terbesar dunia ini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua terbesar setelah katarak. Glaukoma adalah peningkatan tekanan bola mata yang akan menyebar ke seluruh bola mata.
Glaukoma adalah sekelompok kondisi mata yang merusak saraf optik.
Adapun fungsi saraf optik adalah mengirimkan informasi visual dari mata ke otak untuk memaksimalkan penglihatan. Kerusakan saraf optik sering berkaitan dengan tekanan tinggi pada mata. Tetapi kondisi ini bisa terjadi bahkan dengan tekanan mata normal. Kondisi mata ini dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Kondisi ini adalah salah satu penyebab utama kebutaan bagi orang berusia lebih dari 60 tahun.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 80 juta orang di seluruh dunia mengidap kondisi glaukoma. Jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi 111 juta pada tahun 2040.
Glaukoma bertanggung jawab atas sekitar 10 persen dari total kebutaan global, dengan sepertiga dari pengidap glaukoma di dunia tidak menyadari bahwa mereka memiliki kondisi ini hingga tahap lanjut.
Setiap tahun Hari Glaukoma Sedunia diselenggarakan di salah satu pekan bulan Maret. Sebab, kampanye ini juga disebut World Glaucoma Week atau Pekan Glaukoma Sedunia. Peringatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan semua orang mengenai faktor risiko glaukoma dan melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara teratur.